Para Orang Tua, Ketahui Cara Merawat Tali Pusat Bayi dengan Benar

DokterSehat.Com– Selama kehamilan, tali pusat berperan penting untuk mengalirkan oksigen dan nutrisi dari ibu ke janin. Setelah bayi lahir, tali pusat tidak dibutuhkan lagi sehingga harus dipotong dan dibuang. Pada bayi yang baru lahir, tali pusat lama kelamaan akan mengering. Sebelum tali pusat lepas, diperlukan perawatan dengan baik dan benar untuk mencegah infeksi.

tali-pusar-doktersehat

Tali pusat sebaiknya dijaga agar tetap bersih. Untuk merawat tali pusat yang lengket dan kotor, bersihkan dengan kain berbahan lembut yang sudah dibasahi dengan air hangat. Anda juga bisa menggunakan alcohol swab yang lebih prakitis. Jika ada kotoran di tali pusat yang berada di posisi yang sulit dijangkau, Anda bsia menggunakan bantuan cotton buds.

Tali pusat yang selalu kering akan lebih cepat lepas dari pusat bayi. Karena itu selalu jaga kondisinya tetap kering dan biarkan tali pusatnya tidak terbungkus apa pun. Jika bayi menggunakan popok, maka popok sebaiknya tidak digunakan sampai menutupi tali pusat bayi. Selain itu pakaiakan baju bayi yang longgar agar tidak mengganggu tali pusat yang belum mengering.

Selama tali pusat belum lepas, Anda bisa menggunakan spons atau lap yang diperas agar air tidak mengenai tali pusat. Setelah tali pusat lepas, Anda bisa memandikan bayi dengan berendam.

Umumnya tali pusar akan lepas dengan sendirinya pada usia bayi 10-21 hari. Biarkan lepas dengan sendirinya dan jangan dipotong sendiri. Tali pusat yang terlepas sebelum waktunya dapat mengakibatkan pendarahan di bagian tersebut dan dapat membuat bayi kesakitan.

Meskipun perawatan tali pusat tampak mudah, namun Anda perlu waspada jika kulit perut di sekitar tali pusat menjadi merah, bernanah, atau mengeluarkan cairan terus menerus. Jika mengalami gejala tesebut sebaiknya segera konsultasikan pada dokter untuk mendapat penanganan yang tepat.