Apa Saja Pantangan Bagi Ibu Hamil 2 Bulan?

doktersehat pantangan hamil

DokterSehat.Com– Memasuki usia kehamilan di bulan kedua, ibu hamil sudah mulai mengalami bebeapa perubahan fisik. Ibu mungkin merasa lebih cepat lelah dan lebih sering mual dan muntah dibanding dengan sbeelumnya. Untuk menjaga kehamilan hingga mendekati persalinan, adakah pantangan khusus bagi ibu hamil usia 2 bulan?

Perkembangan janin di usia 2 bulan

Pada usia kehamilan 2 bulan, perkembangan janin sudah sangat pesat. Plasenta mulai berkembang dan membentuk vili korionik yang membantu perlekatan plasenta ke dinding rahim. Jantung bayi pun sudah mulai memompa kuat dan berirama teratur sehingga detak jantung sudah bisa dideteksi saat melakukan USG.

Selain itu perkembangan sejumlah organ juga sudah mulai terbentuk seperti telinga luar, jari tangan dan kaki, mata, hidung, rongga mulut, paru-paru, pankreas dan beberapa organ lainnya. Tubuh bayi juga sudah mulai terbagi menjadi paha, kaki, tangan, lengan dan bahu. Ibu hamil disarankan untuk menjaga asupan makanan dengan baik untuk mendukung pertumbuhan organ janin.

Pantangan bagi ibu hamil di usia 2 bulan

Untuk menjaga kesehatan ibu dan janin selama kehamilan, ada beberapa pantangan makanan yang sebaiknya dihindari, di antaranya:

1. Mengonsumsi makanan mentah atau setengah matang

Salah satu makanan yang sebaiknya dihindari saat hamil 2 bulan adalah telur setengah matang. Telur setengah matang dikahwatirkan mengandung bakteri yang belum sepenuhnya mati sehingga dapat berbahaya bagi ibu dan janin. Selain telur, steak yang tidak matang atau makanan mentah seperti sashimi juga dapat mengandung bakteri listeria, virus, atau bahkan cacing yang berbahaya bagi janin.

2. Mengonsumsi makanan yang mengandung merkuri

Saat hamil Anda disarankan untuk mengonsumsi ikan yang mengandung asam lemak omega 3 yang baik bagi janin. Namun Anda perlu waspada kandungan merkuri yang ada dalam ikan. Beberapa ikan yang aman di antaranya tuna, salmon dan udang. Pastikan ikan diproses dengan baik dan dimasak hingga matang untuk mendapatkan manfaat ikan yang baik.

3. Bermain dengan binatang peliharaan

Saat hamil bukan berarti bumil benar-benar tidak boleh menyentuh binatang peliharaan, namun sebaiknya kurangi frekuensi bermain bersama binatang peliharaan Anda. Hewan peliharaan seperti kucing dan anjing berisiko membawa virus toksoplasma ke dalam tubuh. Jika ibu hamil terinfeksi toksoplasma, kondisi ini dapat menyebabkan keguguran atau cacat janin.

4. Merokok dan minum alkohol

Baik merokok secara aktif maupun pasif dapat menyebabkan gangguan kesehatan dan cacat janin. Bahkan ibu hamil yang merokok secara aktif berisiko memiliki berat badan rendah dan rentan penyakit. Untuk itu jika Anda adalah perokok aktif maka sebaiknya kurangi kebiasaan buruk tersebut. Sedangkan bagi Anda yang perokok pasif, sebaiknya jauhi asap rokok dan gunakan masker jika berada di tempat yang penuh asap rokok.