Pandangan Donor Mata dalam Agama Kristen/Katolik

DokterSehat.com – Pandangan mendonorkan kornea mata diperbolehkan oleh Alkitab dan sesuai dengan ajaran kasih dari Yesus Kristus. Seorang beriman dapat membuktikan kasihnya kepada sesamanya dan Tuhan Yesus tidak hanya dengan kata-kata saja tetapi benar-benar dilaksanakan dalam perbuatan bahkan setelah kembali ke tanah juga membuktikan kasih kepada sesama dengan memberikan kornea matanya



Beberapa firman Tuhan yang dapat kita jadikan pegangan hidup dalam menyakinkan diri kita akan kasih yang akan kita lakukan untuk sesama kita bahkan dengan mendaftarkan diri menjadi calon donor mata kita sudah melakukan ajaran Yesus Kristus.

  • Injil Matius 7: 12
    Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka
  • Injil Yohanes 13:15-16
    Sebab Aku telah memberikan suatu teladan kepada kamu, supaya kamu juga berbuat sama seperti yang telah Kuperbuat kepadamu.
  • 1 Yohanes 4:11
    Saudara-saudaraku yang kekasih, jikalau Allah sedemikian mengasihi kita, maka haruslah kita juga saling mengasih

Bahkan di dalam ayat Hosea 6:6 dan Injil Mat 9:13, 12:7 Tuhan Yesus juga menegaskan pentingnya berbuat kasih kepada sesama lebih dari pengurbanan dan korban persembahan yang semakin menegaskan kita pentingnya berbuat kasih kepada sesama

Sehubungan dengan kebangkitan tubuh, santo Paulus juga ada menuliskan di dalam suratnya 1 Korintus 15:35-49 dan adanya pembedaan antara tubuh sorgawi dan dunawi yang TIDAK MEMBENARKAN akan adanya kepercayaan yang dipegang kepercayaan sekelompok adat bahwa setelah meninggal kondisi rohnya sama dengan kondisi saat meninggal yang membuat orang ragu-ragu mendonorkan organ tubuhnya.

Sepanjang hidupnya, Yesus mengajar orang untuk mencintai satu sama lain dan dia membuktikan cintanya kepada dunia atas salib. Hal ini karena hal ini bahwa orang Kristen menganggap donor organ tubuh sebagai tindakan cinta sejati dan cara mengikuti teladan Yesus. Gereja Kristen mendorong donasi organ dan jaringan, yang menyatakan bahwa kita diciptakan untuk kemuliaan Allah dan untuk berbagi kasih Allah.

Baca Juga:  Konsumsi Teh Berlebih Picu Penyakit Tulang

Sebuah resolusi pada tahun 1985, yang diadopsi oleh Majelis Umum, mendorong anggota Gereja Kristen (Murid-murid Kristus) untuk mendaftar sebagai donor organ dan dukungan doa mereka yang telah menerima transplantasi organ “Gereja tidak menentang donor organ tubuh selama organ-organ dan jaringan digunakan untuk kehidupan manusia yang lebih baik, yaitu, untuk transplantasi atau untuk penelitian yang akan mengarah pada peningkatan dalam pengobatan dan pencegahan penyakit. Sumbangan organ dan jaringan adalah tindakan yang tidak mementingkan diri sendiri.

Di dalam firman Mat 25: 35-40  Tuhan Yesus menegaskan bahwa apa yang kita perbuat kepada sesama kita kita telah melakukannya untuk Tuhan Yesus.  Hal ini membuat pertanyaan kedalam diri setiap umat kristiani, apakah kita bersedia mendonorkan mata kita untuk sesama dan Tuhan Yesus Kristus sebagaimana yang telah diteladankan olehNya ?

 

Tambahan Pandangan Gerjea Agama Katolik

Selain dari pandangan secara alkitab juga ditegaskan ulang oleh Paus Yohanes Paulus 1 tanggal 6 September 1978: “mendonorkan mata atau anggota tubuh setelah meninggal merupakan sumbangan kemanusiaan yang mulia dalam rangka memperbaiki dan memperpanjang hidup selamanya”

 

Baca lebih lanjut mengenai menjadi Calon Donor Mata disini