Pakar Kesehatan: Sebagian Besar Masyarakat Tidak Memahami P3K

DokterSehat.Com – Tahukah anda jika banyak kasus kecelakaan di Indonesia yang membuat korbannya tak tertolong lebih disebabkan oleh kurangnya pemahaman masyarakat umum tentang P3K? Dari Data Riset Keseatan Dasar Indonesia, diketahui bahwa kasus kecelakaan di Indonesia kerap terjadi di jalan raya dimana rasionya bisa mencapai 42,8 persen. Sisanya? Kecelakaan bisa terjadi di rumah yakni sebesar 36,5 persen, dan sekolah sebanyak 5,4 persen. Memang, 70,9 persen kecelakaan itu hanya menyebabkan lecet-lecet atau memar. Namun, sisanya ada kemungkinan luka robek yang bisa saja sangat parah dan mematikan.

doktersehat-kotak-p3k

Pakar kesehatan dr. Wishnu Pramudito yang berasal dari Perhimpunan Dokter Emergensi Indonesia menyebutkan jika pemahaman P3K yang rendah membuat banyak orang yang tidak tahu apa yang harus dilakukan pada korban kecelakaan. Alhasil, semua langsung dilarikan begitu saja ke Instalasi Gawat Darurat di rumah sait. Padahal, data dari kasus kecelakaan yang masuk ke instalasi IGD justru sebagian besar adalah memar dan lecet-lecet yang sebenarnya tidak perlu diperiksakan ke IGD. Dengan ruangan IGD yang terlalu ramai dan para dokter justru sibuk mengobati pasien yang tidak memerlukan penanganan lebih, tentu fokus untuk mengobati pasien yang lebih parah dan lebih membutuhkan perhatian akan terganggu.

Beliau menyebutkan jika banyak kasus luka-luka yang dilarikan ke IGD sebenarnya bisa ditangani di rumah saja layaknya adanya pendarahan yang seharusnya bisa ditekan saja dan akan segera berhenti atau bahkan semacam luka tersiram air panas. Hal ini dikarenakan pemahaman masyarakat akan P3K sangatlah rendah. Bahkan, sebagian besar rumah tidak memiliki peralatan P3K sama sekali. Dalam banyak kasus, pemilik kotak P3K bahkan hanya menjadikannya pajangan saja dan tidak mengecek apakah peralatan atau obat-obat di dalam kotak tersebut sudah kadaluwarsa atau tidak.

Baca Juga:  Ini Dampaknya Jika Kita Langsung Minum Es Saat Berbuka Puasa

Ingatlah bahwa P3K bukanlah hanya menyediakan obat-obatan saja. Pengetahuan dan teknik P3K juga harus kita pelajari dengan baik sehingga andai ada yang mengalami kecelakaan, kita bisa menangananinya dengan cepat sehingga korban pertolongan bisa segera tertolong.