Pakar Kesehatan: Penduduk Kota Besar Cenderung Mudah Marah di Jalan Raya

DokterSehat.Com – Pada bulan puasa ini, kita dituntut untuk mampu menahan rasa lapar dan haus sepanjang siang hari yang biasanya diiringi dengan suhu yang cenderung cukup panas. Namun, puasa tentu bukanlah hanya tentang lapar dan haus. Berbagai hawa nafsu dan emosi juga harus bisa dikendalikan oleh siapapun. Sayangnya, menahan amarah kadang menjadi hal yang cukup sulit dilakukan oleh siapapun, meskipun saat sedang berpuasa. Terdapat beberapa situasi yang bisa menyebabkan orang cenderung lebih mudah marah dari biasanya. Salah satunya adalah saat kita berada di jalan raya.

doktersehat-menyetir-mobil

Salah satu pakar kesehatan yang juga merupakan peneliti dari Merap Cultiral Institue (MCI) bernama Gendotwukir, mengungkapkan jika dari berbagai penelitian yang dilakukan, masyarakat yang tinggal di kota-kota besar akan cenderung lebih mudah melampiaskan amarahnya di jalan raya. Ada banyak sekali pemicu kecenderungan orang untuk marah di jalan raya. Namun, jalan yang sudah penuh sesak dengan berbagai macam kendaraan umum dan pribadi dan ditambah dengan perilaku sebagian besar pengendara yang sangat bar-bar di jalan raya ditengarai menjadi pemicu utama mengapa banyak orang mudah marah di jalan raya.

Gendotwukur juga mengungkapkan jika ada faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi mudahnya orang melampiaskan emosi di jalan raya. EQ atau kecerdasan emosional ikut berpengaruh pada faktor internal yang sangat berpengaruh, namun, stimulasi dari faktor eksternal juga tak kalah berpengaruh dalam menyulut amarah seseorang. Faktor eternal sendiri adalah perilaku berkendara dari banyak orang yang bisa memicu kejengkelan seseorang, kondisi kemacetan, atau bahkan panas terik matahari, terburu waktu, dan lain sebagainya.

Menahan diri di jalan raya, khususnya pada bulan puasa ini dan menjelang musim mudik adalah hal yang sangat sulit dilakukan. Namun, ada baiknya memang kita harus lebih pandai dalam mengatasi hal ini dengan cara sering menarik nafas dalam-dalam saat pikiran sudah mulai kacau di jalan raya. Ingatlah bahwa dengan mengeluarkan amarah di jalan raya, kita justru bisa membuat konsentrasi terpecah dan pada akhirnya membuat kita beresiko tinggi terkena kecelakaan.