Pakar Kesehatan: Anak Dengan Bobot Hampir 200 Kg di Karawang Sudah Sangat Tidak Sehat

DokterSehat.Com – Belakangan ini kita dikejutkan oleh sebuah berita dimana ada anak kecil berusia 10 tahun di Karawang, Jawa Barat, yang memiliki berat badan yang sangat berlebihan, yakni hampir 200 kg. Karena keadaan yang sangat tidak normal ini, kabar mengenai kondisi berat badan anak kecil bernama Arya ini bahkan diberitakan oleh beberapa media internasional.

doktersehat-anak-kecil-kegemukan-obesitas

Menurut ibu dari Arya, Rokayah, Arya yang kini memiliki badan yang jauh lebih besar jika dibandingkan anak sebayanya ini ternyata terlahir dengan berat badan normal layaknya bayi sebagaimana umumnya, yakni 3,8 kg. Namun, seiring dengan bertambahnya usia, Arya yang memiliki nafsu makan yang sangat besar pun terus mengalami pertambahan berat badan yang sangat signifikan sehingga kini memiliki bentuk badan berukuran jumbo. Pakar kesehatan Aryono Hendarto, SpAK yang berasal dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo menyebutkan jika Arya adalah salah satu kasus yang unik meskipun sebenarnya kasus obesitas super layaknya Arya ini sudah pernah terjadi di Indonesia dan bisa ditemui di banyak tempat di seluruh dunia. Hanya saja, berat badannya yang bahkan dianggap sangat tidak lazim jika dibandingkan dengan berat badan orang dewasalah yang membuatnya disebut mengalami obesitas yang sangat luar biasa tidak sehat.

Aryono mengungkapkan jika kasus obesitas layaknya yang terjadi oleh Arya ini bisa disebabkan oleh faktor genetik dan hormonal atau karena faktor nutrisi. Seringkali, faktor nutrisi dimana seseorang melakukan pola makan dan gaya hidup yang sangat tidak sehat menjadi pemicu seseorang terkena masalah obesitas. Namun, untuk kasus Arya, bisa jadi faktor nutrisi ini juga dikombinasikan dengan faktor genetik mengingat Arya juga terlahir dengan bobot yang cukup besar.

Baca Juga:  Benarkah Sebaiknya Kita Memakan Buah Dengan Kulitnya?

Pakar kesehatan sendiri menyebutkan jika masalah obesitas yang dialami oleh Arya menyebabkannya mulai mengalami masalah sesak nafas dan memiliki kadar kolesterol dan tekanan darah tinggi. Dikhawatirkan gangguan kesehatan ini bisa berimbas pada penyakit yang lebih berbahaya dan mematikan. Semenjak diminta untuk melakukan diet sejak Mei 2016 oleh para dokter, Arya kini sudah menurunkan beratnya hingga 4 kg dan diharapkan bisa semakin menurun demi kesehatannya.