P3k Mual Dan Muntah

Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) untuk kejadian mual dan muntah untuk para pembaca DokterSehat.com, semoga bisa berguna untuk penanganan nya secara tepat dan cepat:



Tips P3K

Mual dan Muntah

Mual merupakan penyakit yang disebabkan perasaan tidak enak yang biasanya terjadi pada perut, gejala mual ini pada akhirnya berujung pada keinginan untuk muntah. Sedangkan muntah sendiri merupakan pengeluaran isi lambung dengan sangat kuat melalui mulut. Muntah biasanya terjadi pada saat pusat muntah di bagian susunan saraf pusat terstimulasi.

Penyebab dari mual dan muntah adalah adanya pusat muntah pada bagian otak yang aktif mengeluarkan zat yang merugikan tubuh. Muntah dapat dipicu oleh asupan makanan yang mengandung zat beracun atau zat iritatif. Mual dan muntah juga dapat dipicu oleh makanan yang telah basi, rusak, bahkan membusuk.

Selain orang dewasa, bayi pun tak jarang juga mengalami kondisi mual yang berujung pada muntah. Kondisi seperti ini biasanya disebabkan oleh:

  1. Infeksi pada saluran kemih yang berupa nyeri saat BAK, biasanya disertai demam.
  2. Kelainan pada saluran cerna yangmengakibatkan diare dan disertai demam.
  3. Otitis media, yaituinfeksi telinga bagian tengah yang berupa nyeri telinga, keluar cairan dari telinga, dan panas.
  4. Gangguan pada saat pemberian makan.
  5. Asma, mengi, dan batuk.
  6. Intususepsi, usus yang tumpang tindih, biasanya terdeteksi dengan adanya benjolan pada perut dengan gejala nyeri perut.

Sementara itu, untuk penyebab muntah pada anak-anak biasanya adalah :

  1. Sama seperti penyebab muntah yang dijabarkan di atas.
  2. Sindrom muntah berulang yang biasa disertai dengan sakit kepala.

Penyebab muntah pada orang dewasa adalah:

  1. Reaksi terhadap keracunan obat atau makanan.
  2. Infeksi pada saluran pencernaan.
  3. Penyumbatan saluran pencernaan.
  4. Gangguan pergerakan pada usus.
  5. Trauma kepala.
  6. Gangguan keseimbangan.

Pengobatan

Jika penyebab dari gejala mual dan muntah telah diketahui, misalkan saja mual dan muntah disebabkan oleh dehidrasi, maka segera lakukan pengobatan dengan memberikan cairan rehidrasi.

Baca Juga:  Cara Mengatasi Buang Air Kecil Yang Keseringan

Adapun tanda-tanda mual dan muntah pada anak yang disebabkan dehidrasi  adalah:

  1. Tanpa dehidrasi: dalam kondisi sadar, bersedia minum secara normal, air mata banyak, kelopak mata normal, kulit tidak keriput,mulut tidak kering, urin normal, tetapiberat badan turun<5%. Terapi penggantian cairan rehidrasi oral (CRO) 10ml/kgBB/setiap diare; 2-5ml/kgBB setiap muntah.
  2. Dehidrasi ringan-sedang: Anak sering kali gelisah, rewel, terlihat kehausan dan minum dengan lebih cepat, air mata berkurang, kelopak mata cekung, mulut kering, urin berkurang, kulit pucat, dan berat badan turun 5-10% dari berat badan semula. Penanggulangannya adalah dengan memberikan rehidrasi CRO 75mg/kgBB/3jam dan penggantian cairan sama seperti dehidrasi ringan.
  3. Dehidrasi berat: kondisi tubuh melemah hingga tidak sadar, anak tidak mau minum, sangat kering, kelopak mata terlihat sangat cekung,kulit memucat, dan berat badan turun>10% dari berat badan semula. Langkah pertolongan yang dapat ditempuh adalah terapi rehidrasi dengan menggunakan cairan intravena.

Pengobatangejala mual dan muntah pada orang dewasayang disebakan dehidrasi adalah:

  1. Dehidrasi ringan-sedang : dengan memberikan cairan oral seperti jus buah,minuman bersoda, atau jenis minuman untuk peningkatan kekuatan dalam berolahraga. Minuman rehidrasi ala rumahan dapat dibuat dari 8 ons jeruk, atau apel, atau jenis buah lain. Lalu ditambah dengan setengah sendok teh madu, 8 ons air, seujung jari garam,  dan seperempat sendok teh baking soda. Cairan rehidrasi yang berbahan baku beras dapat dibuat dengan mencampurkansetenga mangkuk sereal bayi kering, 2 cangkir air,sertaseperempat sendok teh garam. Berikan asupan minuman tersebut sesuai dengan jumlah yang keluar dari tubuh.
  2. Pada dehidrasi berat dimana muncul gangguan kesadaran, yang disertai ketidakmampuan minum danmunculnya diare sekaligus muntah yang terus berlangsung harus dilakukan pemberian cairan melalui infus.

Kenali tanda-tanda bahaya mual dan muntah pada anak dan orang tua.Mulai dari mengantuk, lemas, tidak ada respon, sulit dibangunkan, tidak mau minum, dan kulit keriput.