Osteomielitis, Infeksi Pada Tulang

DokterSehat.com – Osteomielitis merupakan infeksi atau peradangan pada struktur tulang akibat terinfeksi bakteri, terutama bakteri jenis staphylococcus aureus. Orang dewasa bisa terinfeksi bakteri melalui luka di sekitar tulang. Selain bakteri, virus dan jamur juga bisa menyebabakan infeksi pada tulang.



Osteomielitis bisa menyerang siapa saja. Pada anak-anak, osteomielitis bisa terjadi pada tulang belakang dari lengan dan tungkai kemudian merambat ke pinggul, pundak, pergelangan tangan, dan lutut. Pada orang dewasa, biasanya terjadi pada tulang-tulang dari spine (vertebrae)atau pada pelvis.

Faktor penyebab

Infeksi pada tulang bisa disebabkan beberapa faktor, diantaranya:

1. Kurangnya pasokan darah akibat pembengkakan sumsum tulang sehingga mengakibatkan bagian dari tilang mati.

2. Terbawanya bakteri dalam aliran darah. Infeksi dari bagian tubuh lain terbawa aliran darah dan menyebar ke tulang. Akibtanya, terjadi infeksi di ujung tulang dan di tulang belakang.

3. Memiliki riwayat patah tulang. Bakteri bisa langsung masuk ke tulang pada saat dilakukan proses perbaikan patah tulang dengan menempelkan potongan logam. Organisme juga bisa masuk ke tulang saat dilakukan pembedahan tulang atau dari benda yang terkontaminasi bakteri dan menembus tulang.

4. Mengidap penyakit yang bisa memicu terjadinya infeksi tulang, seperti penyakit diabetes, trauma, hemodialisis, dan penyalahgunaan narkoba.

Gejala

Tulang yang terinfeksi ditandai dengan timbulnya demam. Gejala lain yang ditunjukkan akibat terjadinya infeksi tulang adalah munculnya rasa nyeri yang luar biasa pada tulang. Selain itu, tulang yang terinfeksi juga akan mengalami luka dan pembengkakan, bahkan terjadi pseudoparalysis, yaitu terbatasnya gerakan tulang yang terinfeksi. Terutama pada penderita yang mengonsumsi obat pereda nyeri. Pada beberapa kasus pasien juga akan mengalami mual.

Baca Juga:  Penyebab dan Gejala Bronkiektasis

Pengobatan

Pengobatan dilakukan untuk menghancurkan bakteri penyebab infeksi pada tulang. Selama 4-6 minggu penderita akan diberikan antibiotik yang sudah disesuaikan dengan bakteri yang menyebabkan terjadinya infeksi.

Bila mengalami pembengkakan dan pengumpulan nanah maka akan dilakukan tindakan pembedahan. Pengobatan akan lebih kompleks bila infeksi tulang berasal dari jaringan lunak di dekatnya.

Tindakan pembedahan bertujuan untuk menekan penyebaran infeksi ke tulang lainnya. Sebelum dibedah, penderita akan diberikan antibiotik beberapa minggu sebelumnya, sehingga sendi buatan yang terinfeksi tersebut bisa diangkat dan digantikan oleh sendi buatan yang baru.

Terkadang pengobatan dapat gagal dan infeksi akan berlanjut, sehingga diperlukan pembedahan untuk menggabungkan sendi atau mengamputasi anggota gerak yang terkena.