Organ yang Rusak Akibat Merokok

DokterSehat.Com – Merokok sepertinya menjadi salah satu kebutuhan pokok pada sebagian orang di seluruh dunia termasuk di Indonesia. Berbagai alasan kuat selalu mengiringinya seperti biar lebih gagah, kuat dan berjiwa laki-laki atau hanya sekadar ingin menghilangkan semua beban hidup serta stres yang selalu dialami.

9

Padahal sebenarnya semua orang termasuk perokok itu sendiri telah mengetahui bahwa terdapat kandungan zat-zat berbahaya yang akan berdampak buruk bagi kesehatan tubuh khususnya organ-organ di dalam tubuhnya tersebut. Lalu, organ-organ apa saja yang akan rusak akibat kebiasaan merokok tersebut?

Berikut ini organ yang akan rusak akibat merokok :

  • Paru-paru
    Penyakit terkait organ ini yang disebabkan oleh rokok cukup banyak, termasuk kanker paru, penyakit paru obstruktif kronik, dan bronkitis. Sebanyak 80 persen kasus kanker paru disebabkan oleh merokok.
  • Kulit
    Meski merupakan organ paling luas, kulit sering kali dilupakan sebagai organ. Apalagi jika dikaitkan dengan kebiasaan merokok, kulit merupakan salah satu organ yang paling terkena dampaknya. Perubahan yang terlihat jelas adalah timbulnya kantong mata, keriput, stretch mark, hingga sisik pada kulit. Perlahan, elastisitas kulit juga berkurang sehingga kemampuan kulit untuk melindungi tubuh dari penyakit pun menurun.
  • Uterus
    Merokok dapat mengurangi kesuburan, khususnya pada wanita, kebiasaan ini membuat mereka sulit untuk hamil. Ini karena merokok meningkatkan risiko matangnya embrio di luar dinding uterus. Selain itu, merokok juga meningkatkan risiko kesehatan bayi yang dikandung wanita perokok di masa depan.
  • Penis
    Kemampuan ereksi pria perokok akan berkurang secara dramatis seiring waktu. Banyak studi yang membuktikan demikian. Nikotin, bukan rokok, juga memengaruhi kemampuan pria terangsang secara seksual.
  • Mata
    Seperti yang disudah disebut sebelumnya, merokok bisa membuat kantong di bawah mata. Namun, tidak hanya itu, merokok juga berkaitan dengan risiko kebutaan dengan penyakit-penyakit seperti degenerasi makula, katarak, retinopati diabetes, dan sindrom mata kering.
  • Hati
    Hati tidak hanya rusak karena kebiasaan mengonsumsi alkohol, tetapi juga karena rokok. Merokok dapat meningkatkan risiko kanker secara dramatis. Hampir setengah dari kasus kanker hati diakibatkan oleh merokok. Sebaliknya, penyakit itu hanya berkaitan dengan hepatitis C sebanyak 21 persen, obesitas 16 persen, hepatitis B 13 persen, dan 10 persen konsumsi alkohol.