Organ Vital Wanita Berkeringat, Apakah Hal ini Normal Adanya?

DokterSehat.Com – Jika kita membicarakan tentang bagian tubuh yang akan paling mudah untuk berkeringat, maka kita tentu akan berpikir tentang ketiak. Ketiak memang menjadi bagian tubuh yang cukup mudah untuk berkeringat. Selain itu, area tubuh ini juga akan menyebabkan bau yang tidak sedap, khususnya jika kita belum mandi. Namun, bagi kaum hawa, kadangkala mereka menemukan organ vitalnya juga berkeringat. Hal ini tentu sangatlah tidak biasa sehingga membuat wanita bertanya-tanya akan kondisi kesehatan organ vitalnya. Apakah normal jika organ vital wanita berkeringat?

doktersehat-kutil-kelamin-kanker-vagina-keringat

Pakar kesehatan Draion Burch, M.D, yang merupakan dokter ahli kebidanan dan kandungan dari Pittsburgh, Amerika Serikat, menyebutkan jika meskipun tidak biasa, organ vital wanita memang bisa berkeringat. Beliau menyebutkan jika banyak orang yang tidak tahu jika ada kelenjar keringat pada vulva organ vital wanita yang akan memproduksi keringat saat wanita terkena stress atau yang kerap terjadi adalah saat adanya siklus menstruasi.

Siklus menstruasi memang bisa memicu peningkatan sekresi pada organ vital wanita sehingga area organ vital akan menjadi terasa lebih basah dari biasanya. Bahkan, sebagian wanita mengaku jika mereka bisa mencium bau yang berbeda pada organ vitalnya akibat dari adanya keringat ini. Namun, menurut Burch, bau ini tidak perlu dikhawatirkan karena hanya menunjukkan adanya perubahan hormon pada tubuh selama siklus menstruasi tiba. Kita bahkan bisa dengan mudah mengurangi bau ini dengan cara membersihkannya dengan air saja. Andai siklus menstruasi berakhir, produksi keringat pada organ vital pun akan menurun dengan sendirinya dan bau ini pun berangsur menghilang.

Burch juga berkata jika ada kemungkinan keringat pada organ vital ini masih muncul. Namun, kita bisa menurunkan resikonya dengan memakai pakaian yang longgar atau menyerap keringat sehingga area organ vital tidak terlalu lembab dan panas.