Orang Tua Harus Menghentikan Kebiasaan Merokok Jika Memiliki Bayi

DokterSehat.Com – Sebagian masyarakat Indonesia, khususnya yang berkelamin laki-laki memiliki kecenderungan merokok yang sangat kuat. Disamping karena kaya akan produk-produk rokok layaknya tembakau atau bahkan dari klobot jagung, keberhasilan promosi iklan rokok yang dianggap banyak orang sebagai simbol kejantanan membuat banyak orang yang kecanduan merokok. Banyak dari mereka yang bahkan setelah memiliki bayi masih tetap melanjutkan kebiasaan merokok di depan bayi mereka! Hal ini tentu bisa berimbas buruk bagi kesehatan sang buah hati.

doktersehat-rokok

Pakar kesehatan menyebutkan jika baik pria maupun wanita yang masih tetap merokok di depan bayinya, khususnya saat proses menyusui berlangsung, maka bayi akan beresiko mendapatkan gangguan kesehatan. Tanpa kita sadari, bayi telah menjadi perokok pasif yang tentu saja memiliki resiko besar mendapatkan banyak penyakit berbahaya layaknya gangguan pernafasan atau kanker sejak dini. Selain itu, jika ibu menyusui juga tetap merokok, maka kandungan ASI yang dikonsumsi bayi pun akan mengalami penurunan kualitas secara sangat signifikan dan bisa mempengaruhi proses tumbuh kembang dan kesehatan bayi.

Pakar kesehatan menyebutkan jika bayi bisa mengalami dampak buruk langsung dari orang tua yang memiliki hobi merokok. Kadar nikotin dan berbagai racun lainnya akan mudah memasuki tubuh bayi, apalagi jika orang tua kerap kali merokok di ruangan yang sama dengan yang bayi gunakan untuk tiduran atau beraktifitas. Beberapa orang tua berpikir jika asalkan saat merokok bayi tidak berada dalam ruangan tersebut, maka bayi bisa dijaga kesehatannya. Hal ini ternyata salah besar. Ruangan yang kerap digunakan untuk merokok jelas sangat tidak sehat jika dipakai untuk bayi tiduran atau beraktifitas.

Satu-satunya cara menjaga kesehatan bayi yang dimiliki orang tua perokok tentu saja adalah orang tuanya harus mulai belajar berhenti merokok secepatnya. Andaipun jika kecanduan ini sudah sangat berat dan tidak mungkin untuk berhenti dengan segera, pakar kesehatan menyarankan agar orang tua haruslah merokok di luar rumah dan sebisa mungkin jauh dari bayi beraktifitas sehingga bisa menekan resiko buruk bagi kesehatan bayi. Bagi ibu menyusui namun masih hobi merokok, andai masih sangat sulit menghentikan kebiasaan ini pun bisa mulai memberi jeda antara hobi merokok dengan kegiatan menyusui bayi setidaknya selama 90 menit karena jangka waktu ini dirasa cukup ideal bagi tubuh untuk mengurangi kandungan nikotin yang masuk bersama dengan rokok. Hanya saja, harus diingat bahwa ibu menyusui jelas harus segera menghentikan kebiasaan buruk ini demi menjaga kesehatan sang buah hati.