Orang Tua, Cermati Kebiasaan Anak Berikut Karena Sangat Tidak Baik Bagi Kesehatannya

DokterSehat.Com – Anak kecil, khususnya yang masih berusia balita biasanya memiliki kebiasaan tertentu yang unik dan menggemaskan. Meskipun terlihat lucu atau normal layaknya anak pada umumnya, ada beberapa jenis kebiasaan anak yang ternyata sangat tidak baik untuk kebiasaannya. Seperti apakah kebiasaan anak yang ternyata tidak sehat sehingga harus segera dicermati oleh orang tua? Berikut adalah diantaranya.

doktersehat-anak-kecil-susah-makan-sayuran

Menghisap jari
Banyak bayi atau balita yang memiliki kebiasaan menghisap jari dan dibiarkan oleh orang tuanya karena dianggap normal. Padahal, dari penelitian yang dilakukan di University of British of Columbia, Kanada, kebiasaan ini bisa membuat kemampuan bicaranya melambat. Selain itu, kebiasaan ini juga akan membuat anak beresiko besar mengalami gigi tonggos yang tentu akan membuat penampilannya kurang baik saat tumbuh dewasa.

Memilih makanan
Andai anak tidak dikenalkan dengan berbagai rasa makanan sejak kecil, maka Ia akan cenderung menjadi anak yang pemilih atau hanya mau mengkonsumsi makanan-makanan tertentu saja. Banyak orang tua yang membiarkan hal ini karena berpikir jika asalkan anaknya doyan makan, maka mereka akan tumbuh dengan sehat. Padahal, hal ini akan beresiko menyebabkan masalah kekurangan nutrisi pada anak.

Sering jajan
Iklan-iklan hingga bungkus jajanan yang menarik tentu akan membuat anak ingin merasakannya. Sayangnya, andai orang tua tidak bisa mengendalikan keinginan jajan anak, hal ini bisa berimbas pada rusaknya pola makan yang sehat dan adanya resiko tekena masalah pencernaan. Jika hal ini kerap dibiarkan, anak juga beresiko besar mengalami masalah kegemukan.

Suka memakai dot dan empeng
Agar anak bisa tidur dengan nyenyak, maka orang tua akan memberikan minuman dalam dot atau memberikan empeng. Sayangnya, hal ini bisa memicu masalah gigi tonggos saat anak tumbuh dewasa nantinya.

Baca Juga:  Menenangkan Diri Bisa Meningkatkan Kualitas Otak

Menggeretakkan gigi
Pakar kesehatan menyebutkan jika 14-20 persen anak-anak mengalami masalah bruxism atau suka menggeretakkan gigi. Meskipun terlihat tidak berbahaya, ada resiko gigi anak semakin terkikis sehingga sebaiknya tidak dibiasakan oleh orang tua.