Orang Pendek Ternyata Lebih Beresiko Terkena Penyakit Jantung

DokterSehat.Com – Ada banyak sekali faktor yang mempengaruhi tinggi badan seseorang. Sebagai contoh, ras orang Asia memang cenderung lebih pendek jika dibandingkan dengan ras orang Eropa yang jauh lebih tinggi. Namun, tahukah anda jika tinggi badan ternyata juga bisa mempengaruhi kemungkinan seseorang terkena penyakit jantung? Ya berita buruk bagi mereka yang cenderung memiliki tinggi badan yang pendek, dimana mereka ternyata memiliki resiko terkena penyakit jantung jauh lebih besar.

doktersehat-jantung-calcium-channel-blocker-pembuluh-darah-obat-a-z

Sebuah penelitian dilakukan oleh British Heart Foundation of Cardiology yang terdapat di University of Leicester. Pemimpin penelitian ini, Professor Sir Nilesh Samani, menyebutkan jika penelitian yang sudah dirilis oleh New England Journal of Medicine ini melibatkan sekitar 200 ribu pria dan wanita dan dilakukan lebih dari 60 tahun dengan mempelajari kaitan antara tinggi badan seseorang dan adanya resiko penyakit jantung. Hasilnya adalah setiap perbedaan tinggi badan sepanjang 6,5 cm bisa meningkatkan resiko terkena penyakit jantung koroner hingga 13,5 persen. Sebagai contoh, jika seseorang memiliki tinggi badan 150cm, maka resiko terkena penyakit jantungnya tentu akan jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan mereka yang memiliki tinggi 160 cm atau ke atas.

Professor Samani sendiri mengungkapkan jika masih belum diketahui mengapa ada kaitan erat antara tinggi badan seseorang dengan kecenderungan mereka terkena penyakit jantung. Ada dugaan dari beberapa pakar kesehatan yang terlibat bahwa mungkin saja faktor ekonomi dan asupan gizi pada saat anak-anak yang mempengaruhi tinggi badan seseorang ikut menentukan peningkatan resiko terkena penyakit jantung seseorang.

Professor Samani pun akan melakukan penelitian lebih lanjut dengan harapan ada cara terbaru untuk menurunkan resiko terkena penyakit jantung ini. Namun, untuk kali ini, gaya hidup yang sehat dengan menghindari merokok diyakini mampu membuat resiko jantung koroner menurun dengan signifikan.