Orang-Orang Inilah yang Cenderung Lebih Mudah Digigit Nyamuk

DokterSehat.Com – Jika kita mencermati, ada orang-orang yang cenderung lebih disukai oleh nyamuk. Sebagai contoh, jika kita berkumpul bersama teman-teman, ada satu orang yang terus digigiti nyamuk meskipun orang lainnya sama sekali tidak terganggu oleh adanya nyamuk. Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh dr. Pihl Koehler yang berasal dari University of Florida, Amerika Serikat, ada sebagian orang yang memang cenderung lebih mudah digigit oleh nyamuk. Mereka biasanya memiliki ciri-ciri seperti sebagai berikut.

doktersehat-malaria-nyamuk-anopheles-plasmodium-chikungunya

Mereka yang cenderung lebih mudah berkeringat
Meskipun berkeringat adalah hal yang menyehatkan, sayangnya keringat juga kaya akan kandungan karbondioksidan dan asam lactic yang bisa membuat perubahan pada aroma tubuh. Aroma tubuh mereka yang banyak berkeringat dan cenderung lebih pekat ini ternyata lebih disukai oleh nyamuk.

Mereka yang memiliki golongan darah O
Dr. Koehler menyebutkan bahwa mereka yang memiliki golongan darah O ternyata mampu memproduksi aroma tubuh yang khas, lebih pekat, dan cenderung menyengat. Sayangnya, aroma tubuh seperti inilah yang juga lebih menarik perhatian bagi nyamuk.

Mereka dengan kadar asam urat yang sangat tinggi
Mereka yang memiliki masalah asam urat tinggi ternyata juga akan membuat tubuhnya memproduksi aroma tubuh yang cenderung lebih pekat dan menarik perhatian nyamuk. Nyamuk bahkan bisa mengikuti bau penderita asam urat ini terus-menerus.

Mereka yang suka mengkonsumsi alkohol
Dalam sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal berjudul American Mosquito Control Association, disebutkan bahwa mereka yang suka mengkonsumsi alkohol memiliki suhu tubuh yang cenderung lebih hangat dan lebih menarik perhatian nyamuk.

Mereka yang jarang mengganti kaus kaki
Meskipun terlihat tidak masuk akal, telah ada penelitian yang dilakukan oleh Bart Knols yang menyebutkan bahwa mereka yang malas mengganti kaus kaki cenderung lebih disukai oleh nyamuk. Setelah memakai kaus kaki yang sama selama seminggu, Bart cenderung lebih sering digigit nyamuk. Bahkan, kaus kakinya pun kerap dikerubungi nyamuk.