5 Jenis Olahraga yang Bisa Dilakukan Saat Menjalankan Puasa

doktersehat olahraga saat puasa

DokterSehat.Com – Saat sedang menjalankan ibadah puasa, kita cenderung menjadi orang yang pasif. Agar kuat puasa sampai sore hari kita menghindari beberapa aktivitas berat dan menguras energi. Kita jadi enggan berolahraga setiap hari dan lebih memilih untuk berdiam diri, bekerja, dan menunggu saat berbuka puasa tiba.

Sebenarnya saat puasa pun olahraga tetap harus dilakukan. Mengapa? Karena saat puasa kita juga membutuhkan tubuh yang bugar. Kalau Anda hanya berdiam diri dan pasif, tubuh akan merespons dengan hal yang sama. Akhirnya Anda jadi sering lemas dan tidak semangat.

Pentingnya olahraga saat puasa

Banyak orang berpendapat kalau olahraga hanya menguras energi saja. Kalau saat puasa olahraga dilakukan tubuh jadi gampang lemas dan puasanya jadi tidak kuat. Pandangan ini sebenarnya tidak terlalu benar. Olahraga memang membakar kalori, tapi tubuh memiliki mekanisme sendiri untuk mencukupi kebutuhan kalorinya, di dalam tubuh ada cadangan makanan seperti lemak yang bisa digunakan.

Dengan berolahraga, tubuh akan menjadi lebih sehat dan bugar. Meski setelah melakukan olahraga Anda akan berkeringat dan agak lemas, beberapa jam kemudian tubuh jadi bugar. Anda jadi penuh semangat dan awet muda. Saat tubuh sedap puasa dan olahraga dilakukan hormon pertumbuhan akan muncul dan meremajakan sel di dalam tubuh.

Jenis olahraga yang bisa dilakukan saat puasa

Ada beberapa jenis olahraga yang bisa Anda lakukan rutin setiap hari atau paling tidak 3-4 kali seminggu agar selalu bugar selama bulan puasa.

  1. Jogging atau lari ringan

Olahraga yang paling mudah dilakukan saat puasa adalah jogging atau lari ringan. Aktivitas ini akan meningkatkan kesehatan kardiovaskular dan membuat Anda tidak gampang lemas setiap harinya.

  1. Angkat beban

Angkat beban cocok untuk Anda yang tidak terlalu kuat olahraga jenis kardio. Lakukan angkat beban di tempat fitness dengan beban yang ringan ke medium. Jangan memaksakan diri untuk mengangkat beban berat kecuali dilakukan setelah berbuka.

  1. Yoga

Yoga sangat cocok untuk Anda yang ingin berolahraga cukup intens dalam jangka waktu yang singkat. Anda bisa melakukan yoga kapan saja meski direkomendasikan saat pagi atau sore hari.

  1. Bersepeda

Anda bisa bersepeda santai di lingkungan rumah saat sore, anggap dengan ngabuburit sebelum waktu berbuka tiba. Kalau malas berkeliling bisa menggunakan sepeda statis.

  1. Olahraga dengan beban tubuh

Beberapa olahraga dilakukan dengan hanya menggunakan tubuh sebagai beban. Kalau Anda malas ke mana-mana cukup lakukan olahraga seperti jumping jack, push-up, dan sit-up secara rutin.

Waktu yang tepat untuk melakukan olahraga

Ada tiga waktu yang tepat untuk melakukan olahraga. Anda bisa mencoba semuanya sehingga bisa memilih waktu mana saja yang cocok untuk tubuh.

  • Sehabis sahur. Anda bisa berolahraga setelah sahur dengan mudah karena tubuh masih dipenuhi dengan energi. Kalau bisa olahraga dilakukan sebelum waktu imsak sehingga masih bisa minum beberapa gelas air agar tidak dehidrasi.
  • Setelah berbuka puasa. Anda bebas mau melakukan olahraga apa saja pada jam ini. Setelah makan Anda bisa membakar kalori sampai habis. Selanjutnya sebelum tidur Anda makan lagi atau ngemil sehat dengan mengonsumi buah atau oatmeal.
  • Sebelum berbuka puasa. Jelas buka puasa biasanya kondisi tubuh cukup stabil dan Anda tidak terlalu pusing atau lemas. Pilih waktu olahraga 30-45 menit sebelum berbuka agar bisa maksimal dan tidak terlalu haus.

Semoga ulasan di atas membantu Anda untuk lebih aktif selama bulan puasa ya. Jangan jadikan lemas dan malas untuk tidak berolahraga.

ikuti-kontes-sehatitubaik-menangkan-berbagai-hadiah-menarik