Olahraga Ini Cocok Bagi Penderita Hipertensi

Hipertensi-doktersehat

DokterSehat.Com– Salah satu jenis olahraga yang mulai populer di Indonesia namun sayangnya hanya dilakukan oleh beberapa kalangan saja adalah yoga. Masih terbatasnya orang yang melakukan olahraga ini disebabkan oleh kecenderungan yoga dilakukan di kelas khusus yang membutuhkan biaya. Padahal, kita sebenarnya bisa dengan mudah mencari tutorial yoga di internet dan melakukannya sendiri. Tak hanya baik bagi kesehatan mental, yoga bisa memberikan banyak manfaat bagi kesehatan, termasuk bagi mereka yang menderita tekanan darah tinggi.

Dalam sebuah penelitian yang dipresentasikan di Cardiological Society of India, konferensi kesehatan yang digelar setiap tahun, disebutkan bahwa penderita hipertensi yang melakukan yoga setidaknya satu jam setiap hari akan menurunkan tekanan darah diastolic dan arterial. Hal ini bisa menurunkan risiko terkena serangan jantung, gagal jantung, dan stroke dengan signifikan.

Pakar kesehatan Ashutosh Angrish, MD dari Sir Gangaram Hospital yang ada di New Delhi, India, menyebutkan bahwa penderita pra-hipertensi yang memiliki tekanan darah sistolik di angka 120-139 mm Hg dan dtekanan darah diastolik di angka 80-89 mm Hg, atau tinggal sedikit lagi bisa dianggap sebagai masalah hipertensi, juga sangat disarankan melakukan yoga agar kondisi kesehatannya tidak akan semakin memburuk.

Dalam penelitiannya tentang Hatha Yoga, salah satu jenis yoga yang mengombinasikan peregangan, latihan pernafasan, dan meditasi, Angrish menyebutkan bahwa ada 60 partisipan dengan usia 54 tahun yang dilibatkan melakukan perubahan gaya hidup karena mengalami kondisi pra-hipertensi. Setengah dari para partisipan ini mengikuti kelas yoga satu jam setiap hari selama satu bulan. Setelahnya, mereka melakukan yoga dengan durasi yang sama di rumah di bulan berikutnya. Hasilnya adalah, para partisipan yang mengubah gaya hidup namun tidak melakukan yoga sama sekali tidak mengalami penurunan tekanan darah, kontras dengan mereka yang melakukan yoga dimana tekanan darahnya menurun hingga 4-5 mm Hg.

Meskipun penurunannya terlihat kecil, perbaikan kondisi tekanan darah ini ternyata bisa menurunkan risiko terkena stroke hingga 15 persen dan penyakit jantung hingga 6 persen. Angrish pun sangat merekomendasikan yoga bagi mereka yang memiliki risiko hipertensi.