Olahraga Berat Bisa Membahayakan Jantung

DokterSehat.com – Maraknya kasus serangan jantung ketika berolahraga patut menjadi perhatian para pecinta olahraga. Sudden death akibat serangan jantung kerap terjadi pada pria usia 35 sampai 40 tahun yang melakukan olahraga berat dengan stres tinggi seperti futsal, sepak bola, bulu tangkis, tenis, dan angkat besi. Wanita di atas usia 55 tahun atau sudah mengalami menopause juga memiliki risiko yang sama.



Penyebab

Terjadinya serangan jantung saat berolahraga sebenarnya disebabkan kelelahan yang tidak dirasakan. Padahal kelelahan bisa menimbulkan kerusakan pada jantung dan berisiko menyebabkan stroke bahkan kematian mendadak.

Serangan jantung bisa terjadi ketika kelelahan. Pada saat tubuh dalam kondisi kelelahan detak jantung akan melebihi detak normalnya. Munculnya gangguan jantung saat melakukan latihan berat disebabkan oleh penyakit arteri koroner yang terlalu sempit untuk memasok darah ekstra. Kandungan oksigen dan nutrisi dalam darah ekstra diperlukan otot selama latihan berat.

Otot jantung akan menjadi lemah atau tidak mampu melakukan impuls listrik dengan benar saat tubuh dalam kondisi kelelahan. Lama kelamaan kondisi ini bisa merusak bagian dari otot jantung atau mengakibatkan serangan jantung yang bisa menyebabkan kematian mendadak.

Kematian mendadak mungkin tidak terlalu berisiko pada seseorang yang memiliki jantung normal dengan irama jantung tak menentu baik selama atau setelah latihan berat. Tapi, risiko kematian akan meningkat pada seseorang yang menderita penyakit jantung koroner dengan detak jantung tidak teratur baik selama atau setelah latihan.

Sebaiknya orang yang memiliki gangguan jantung menyadari kondisi tubuh yang sudah kelelahan. Biasanya Anda akan mengalami sesak napas bila berolahraga terlalu keras. Irama jantung abnormal bisa menyebabkan pusing, mual, keringat ekstrim, dan muntah. Kelelahan mungkin juga akan disertai dengan nyeri punggung, dagu, dada, dan lengan.

Baca Juga:  9 Penyakit Akibat Virus Yang Menyerang Manusia

Pencegahan

Penyakit jantung dapat dicegah dengan menerapkan pola hidup sehat. Gaya hidup yang baik dapat menekan risiko terjadinya serangan jantung dan mempercepat proses pemulihan.

Penerapan pola hidup sehat dapat dilakukan dengan cara:

  1. Memilah asupan makanan
  2. Mengontrol berat badan
  3. Menghindari kebiasaan merokok
  4. Tidak mengonsumsi alkohol
  5. Melakukan olahraga sesuai anjuran dokter. Berenang selama 30 menit dipercaya ampuh memulihkan kondisi jantung.

Dari berbagai sumber