Obsessive-Compulsive Disorder (OCD)

DokterSehat.com – Obsesif-kompulsif (OCD) adalah jenis gangguan kecemasan di mana seseorang memiliki pikiran dan ketakutan yang tidak masuk akal (obsesi) yang menuntun untuk tmelakukan sesuatu secara berulang-ulang. Dengan obsesif-kompulsif, penderita mungkin menyadari bahwa obsesinya tidak masuk akal, dan mencoba untuk mengabaikan atau menghentikan obsesi tersebut. Tapi itu justru meningkatkan tekanan dan kecemasan. Pada akhirnya, penderita disesatkan untuk melakukan tindakan kompulsif dalam upaya untuk meringankan penderitaan.



Obsesif-kompulsif sering kali punya obsesi aneh seperti takut mendapatkan terkontaminasi oleh kuman. Untuk menghindari ketakutan akan terkontaminasi bakteri tertentu, penderita terus mencuci taangan mereka sampai sakit dan pecah-pecah. Meskipun penderita sudah berusaha keras, pikiran obsesif-kompulsif terus datang kembali. Hingga akhirnya obsesi tersebut mengendalikan pikiran yang menarah pada perilaku perilaku ritualistik.

Penyebab :

Penyebab obsesif-kompulsif tidak sepenuhnya dipahami. Teori utama tentang penyebab ini menyatakan bahwa OCD berkaitan dengan idiologi, lingkungan, serotonin, dan radang tenggorokan.

Gejala :

Obsesi sering memiliki kasuistik seperti:

  • Takut kontaminasi atau kotoran
  • Impuls agresif atau mengerikan
  • Obsesi pada gambar sensual

Pengobatan :

OCD sulit untuk disembuhkan dan mungkin belum ditemukan obat penawar. Penderita membutuhkan pengobatan untuk sisa hidup mereka. Pengobatan OCD dapat membantu penderita mengendalikan gejala sehingga mereka tidak memerintah kehidupan sehari-hari penderita. Dua perawatan utama untuk OCD antara lain psikoterapu dan obat.

Sumber : detikhealth.com