Obesitas Lebih Rentan Menyerang Anak Tunggal

DokterSehat.Com – Belakangan ini, terdapat sebuah kabar di dunia kesehatan yang cukup mengenaskan, dimana masalah obesitas justru sudah melebihi masalah kelaparan secara global. Bahkan, masalah obesitas kini sudah banyak mengenai mereka yang masih berusia anak-anak. Pakar kesehatan sendiri menyebutkan jika kecenderungan anak jaman sekarang yang mengkonsumsi makanan tidak sehat yang kaya lemak dan kandungan gula menjadi penyebab utama meningkatnya masalah obesitas. Hanya saja, terdapat sebuah faktor unik yang menyebabkan seorang anak bisa terkena obesitas; Mereka yang berstatus anak tunggal ternyata memiliki resiko lebih terkena obesitas.

doktersehat-lemak-gemuk-lipedema-melahirkan

Dr Julie Lumeng dari University of Michigan menyebutkan jika sebuah keluarga hanya memiliki satu anak yang diurus, maka orang tua pun akan sangat berhati-hati dalam menjaga kesehatan dan pertumbuhan sang anak. Yang menarik adalah, orang tua juga akan cenderung membiarkan anak mengkonsumsi makanan apa saja yang disukai dengan pikiran “asalkan anak suka, tidak akan menjadi masalah”. Hal ini menyebabkan anak pun makan dengan berlebihan atau mengkonsumsi makanan dengan kadar gizi yang tidak seimbang dan pada akhirnya membuat anak terkena obesitas.

Dr Lumeng juga menekankan jika seorang anak memiliki adik, maka anak pertama ternyata akan secara tidak langsung mendapatkan efek kesehatan yang lebih baik karena baik anak pertama maupun anggota keluarga lain akan cenderung menjadi lebih aktif dan menjaga adik kecil dengan lebih baik. Orang tua yang memiliki lebih dari satu anak juga akan membagi fokus mengurus makanan yang dikonsumsi semua anaknya sehingga akan jauh lebih berhati-hati dalam menjaga asupan yang lebih sehat.

Dr Lumeng sendiri pernah melakukan penelitian yang dirilis dalam jurnal Pediatrics. Penelitian yang melibatkan 697 anak-anak di Amerika Serikat ini menunjukkan fakta dimana anak-anak yang tidak memiliki saudara atau adik hingga usia 6 tahun akan cenderung memiliki berat badan yang jauh lebih berat jika dibandingkan dengan anak lain yang sudah memiliki adik pada usia yang sana. Resiko anak berusia 6 tahun yang belum memiliki adik untuk mendapatkan masalah obesitas bahkan meningkat hingga tiga kali lipat jika dibandingkan anak lain yangs udah memiliki adik pada usia tiga atau empat tahun. Hanya saja, faktor orang tua dalam menjaga asupan gizi seimbang juga turun mempengaruhi tinggi-rendahnya resiko anak-anak mendapatkan obesitas. Karena alasan inilah pakar kesehatan menyerukan orang tua untuk memberikan asupan makanan harian yang bergizi bagi anak-anaknya untuk mencegah anak mendapatkan berbagai masalah kesehatan.