Obat Tradisional Kanker Esofagus

DokterSehat.Com– Kanker esofagus adalah kanker yang biasanya dimulai dalam sel-sel yang melapisi bagian dalam kerongkongan. Sedangkan jika kerongkongan kita mengalami kanker, bagaimana kita menelan suatu makanan dan cairan kedalam lambung? Karena fungsi esofagus itu sendiri merupakan tabung yang berlubang atau berongga yang mengangkut makanan dan cairan dari tenggorokan ke lambung.

doktersehat-pembesaran-tonsil-kelenjar-gondok-amandel-tenggorokan-Hipotiroidisme-Kelenjar-Tiroid-Hipotiroid-Hipertiroid-mual-gangguan-kelenjar-tiroid

Ketika seseorang menelan, dinding-dinding yang berotot dari esofagus berkontraksi untuk mendorong makanan turun kedalam lambung. Penyebab kanker esofagus adalah pola hidup, kesehatan tubuh, faktor genetic, faktor lain yang menjadi kompleks, dalam jangka waktu yang panjang atau pola makan dapat memicu penyakit kanker esofagus, makanan yang mengandung banyak nitrosamine, seperti makanan berjamur atau acar. Terus menerus mengkonsumsi yang panas, seperti minum minuman yang panas, atau makan makanan yang panas. Kebiasaan buruk seperti merokok, minum minuman keras, dan lain-lain.

Gejala yang mungkin akan menimpa anda terasa sakit ketika menelan makanan, terasa ada yang mengganjal ketika menelan ludah dan dada terasa sakit seperti ada yang membebani dan napas terasa sulit dan sesak.

Obat tradisional kanker esophagus terbuat dari bahan-bahan alami seperti daun sirsak dan kulit manggis. Di dalam kulit manggis terdapat kandungan antioksidan yang tinggi yaitu Xanthone, yang kadarnya jauh melebihi kandungan antioksidan dalam sumber antioksidan lain seperti vitamin C dan E. Sebagaimana antioksidan pada umumnya xanthone memiliki khasiat sebagai antioksidan yang membuang racun dari dalam tubuh yang bias menyebabkan timbulnya kanker.

Khasiat Xanthone tidak hanya sekedar antioksidan saja, melainkan dapat berperan sebagai zat anti-kanker. Pasalnya Menurut Yukihiro Akao peneliti dari Institut bioteknologi gifu, jepang mengungkapkan bahwa di dalam kulit manggis terdapat senyawa alfamangostin yang berperan untuk mengendalikan sel kanker dengan cara  mekanisme apoptosis alias proses bunuh diri sel. Selain itu alfamangostin juga mampu mengaktifkan sistem kekebalan tubuh dengan merangsang sel pembunuh alami yang bertugas membunuh sel kanker dan virus.

Baca Juga:  Penderita Hipertensi Sebaiknya Tidak Hanya Minum Obat Saat Tekanan Darahnya Naik

Begitu pun dengan daun sirsak yang didalamnya terdapat zat dan vitamin yang sangat baik untuk kesehatan tubuh, seperti: anopentosin A, B, C, murikatosin, acetoginin A, murikatosin B, murikapentosin, anomurisin E, dan acetogenins. Zat Acetogenis yang terkadung di dalam daun sirsak ini terbukti memiliki kemampuan luar biasa dalam menyerang dan mematikan sel kanker dengan aman (selektif) dari 12 tipe kanker yang berbeda, secara alami, tanpa rasa mual, berat badan turun dan rambut rontok. Selain itu, daun sirsak juga dapat meningkatkan sistim kekebalan tubuh (imunitas) dan mencegah infeksi yang mematikan, dengan memiliki daya kerja mencapai 10.000 kali lipat lebih kuat dalam memperlambat pertumbuhan sel kanker dibandingkan dengan adriamicin dan terapi kemo yang biasa di gunakan.