Obat Kadaluwarsa, Jangan Diminum!

DokterSehat.Com – Saat kita sakit, kita cenderung akan mengkonsumsi obat warung terlebih dahulu sebelum kita akhirnya berobat ke dokter terdekat jika kita merasa sakit tidak kunjung sembuh. Sayangnya, banyak obat yang dulunya dikonsumsi justru tidak diminum dengan habis sehingga tersisa cukup banyak dilemari obat. Apakah obat-obat ini bisa dikonsumsi di masa depan?

doktersehat-obat-a-z-ponstan-asam-mefenamat-Levofloxacin-suplemen-hamil-kehamilan-hiv-truvada-melatonin-susah-tidur

Setiap obat yang dibuat oleh pabrik tentu saja akan memiliki tanggal kadaluarsa sendirinya. Jika kita membeli obat, pastikan kita juga mengecek tanda EXP dan FDA (food and drug administration). Uniknya, meskipun belum melewati hari kadaluarsa, banyak obat-obatan yang terlalu sering terpapar sinar matahari atau ditempatkan di dalam kulkas yang mengalami perubahan bentuk dan perubahan kualitas pada obatnya. Suhu yang panas atau kondisi yang lembab bisa memicu perubahan bentuk dan khasiat dari obat-obatan tersebut.

Setiap obat ternyata memiliki label tanda kadaluarsa yang berbeda-beda sehingga kita tentu tidak boleh asal mengkonsumi obat saat kita sakit. Cek dulu apakah obat ini masih jauh dari tanggal kadaluarsa atau tidak. Jika obat tersebut ternyata benar telah kadaluarsa, jangan ragu untuk segera membuangnya jauh-jauh karena bisa jadi obat ini memberikan efek samping yang sangat tidak baik jika dikonsumsi.  Hanya saja, obat-obatan ternyata juga harus dibuang dengan cara yang khusus sehingga sangat berbeda dari semudah membuang sampah di tempat sampah. Agar tetap aman, sampah obat-obatan haruslah disimpan di tempat pembuangan sampah khusus zat aditif berbahaya dan juga bahan medis.

Jika anda menemukan obat-obatan yang telah berubah warna dan bentuk, maka obat tersebut biasanya sudah kadaluarsa dan harus dibuang. Obat salep saat mengalami kadaluarsa bisa dilihat dari bentuknya yang mengering dan menggumpal. Obat kapsul yang sudah kadaluarsa akan mengalami perubahan pada bentuknya yang berbeda dan permukaannya yang semakin lembek dan tak berbentuk. Obat jenis lain adalah tablet yang mengalami perubahan warna dan memiliki belang di banyak tempat. Selain itu, kita juga harus memastikan jika obat luar layaknya obat tetes mata tetap dalam kondisi yang aman bagi mata mengingat obat ini hanya memiliki masa guna sekitar satu bulan setelah kemasan dibuka. Kenali obatmu dengan teliti sebelum mengkonsumsinya karena bisa berpengaruh besar pada kesehatan anda.