Obat Anti Malaria Diklaim Baru Saja Ditemukan di Afrika Selatan

DokterSehat.Com – Penyakit malaria masih menjadi momok di berbagai negara karena bisa sangat mematikan. Beruntung, sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of Cape Town Drug Discovery and Development Centre (H3D) di Afrika Selatan mengklaim jika mereka sudah menemukan obat penawar bagi penyakit berbahaya ini. Bahkan, obat ini diyakini mampu menyembuhkan sekaligus mencegah datangnya penyakit malaria. Bagaimana hal ini bisa terjadi?

doktersehat-nyamuk-malaria

Salah seorang peneliti H3D bernama Kelly Chibale menyebutkan jika penelitian ini sudah dilakukan dalam waktu yang lama. Pada tahun 2012 lalu, penelitian di H3D mencoba memilih senyawa MMV048 sebagai obat penawar malaria namun dianggap masih kurang efektif. Barulah sekarang ada semacam senyawa terbaru yang disebut sebagai UCT943 yang dianggap sangat berpotensi membunuh parasit penyebab malaria. Bahkan, senyawa ini sepertinya akan lebih mudah diformulasikan menjadi obat yang bisa dipakai semua orang.

Chibale menyebutkan jika senyawa yang baru ditemukan ini memiliki potensi besar untuk mengobati semua tahapan pertumbuhan parasit malaria. Bahkan, senyawa ini bisa mencegah penularan parasit malaria dari satu manusia ke manusia lain dengan efektif. Namun, penelitian lebih lanjut mengenai senyawa ini dan pengembangannya menjadi produk pra-klinis komponen obat akan berjalan dalam waktu yang cukup lama, yakni sekitar 18 bulan ke depan.

Afrika Selatan sendiri termasuk dalam negara yang sangat menderita akibat malaria selain negara-negara lain di Afrika. Pada tahun 2015 saja, diketahui jika 90 persen penderita malaria di Afrika harus meregang nyawa sehingga penelitian tentang malaria gencar dilakukan. Sejauh ini, pengobatan malaria masih bsia menekan angka kematian hingga 66 persen untuk semua golongan usia, dan penemuan senyawa baru ini diharapkan akan jauh lebih baik dalam melawan penyakit berbahaya ini.