Jangan Sepelekan Nyeri Pinggang

Doktersehat.com – Rasa nyeri di sekitar pinggang adalah keluhan yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Terutama bagi pekerja yang harus duduk berjam-jam. Gejala nyeri pinggang bisa berupa sedikit pegal sampai nyeri sekali. Gangguan ini bisa timbul secara mendadak atau perlahan-lahan dalam waktu beberapa jam hingga beberapa hari. Rasa sakitnya dapat dirasakan pada tubuh bagian belakang rusuk terakhir hingga bagian bawah pantat dan bisa juga menjalar ke tungkai.

doktersehat-nyeri--pinggang-panggul

Gangguan nyeri pinggang dapat disebabkan beberapa faktor: akibat sikap tubuh yang salah, kelainan tulang belakang karena penyakit pada organ dalam tubuh, karena rematik, ketegangan (psikis), dan melakukan gerakan secara mendadak yang melampaui batas kemampuan sendi dan otot dalam jangka waktu yang lama juga dapat menyebabkan nyeri pinggang. Misalnya, berdiri dalam bus antar kota yang penuh sesak selama berjam-jam.

Nyeri pinggang sering dianggap hal sepele, tapi pada kenyataannya banyak orang yang terganggu aktivitasnya akibat rasa nyeri di pinggang. Gangguan ini menjadi kasus urutan kedua yang sering dikeluhkan dalam kunjungan ke dokter. Nyeri pinggang sebagai salah satu wujud nyeri tulang belakang (NTB) merupakan keluhan terbanyak dari kasus rematik.

Ahli bedah tulang belakang dari Ramsay Spine Center Rumah Sakit Premier Bintaro, DR.dr Luthfi Gatam SpOT mengatakan, menurut studi dari Indonesian Study Group on Low Back Pain terkait produktivitas kerja, masalah nyeri pinggang pada usia produktif memiliki angka absensi tertinggi. Nyeri pinggang juga merupakan penyakit di urutan kedua tersering dalam kunjungan ke dokter, penyebab kelima penyebab orang masuk rumah sakit. Nyeri pinggang merupakan penyakit dengan pembedahan tiga terbesar dan penyebab disabilitas tertinggi.

Luthfi menambahkan, penyebab nyeri pinggang paling banyak karena otot (strain) dan ligamen (sprain lumbal). Rasa sakit karena otot biasanya akan hilang dengan sendirinya tanpa pengobatan. Sedangkan, rasa nyeri karena ligamen terutama prosesus transversus dengan os iliaca akan terasa sangat sakit terutama saat seseorang mengangkat beban. Rasa nyeri hebat ini biasanya terjadi karena ruptur.

Baca Juga:  Purpura Alergika

“Keduanya bisa dengan mudah terjadi karena keadaan umum yang buruk, penggunaan tidak tepat, kegemukan dan merokok,” ujarnya
Kebanyakan nyeri ini efektif diobati dengan diagnosa yang tepat. Untuk kasus strain dan sprain, biasanya pasien cukup menjalani pengobatan medica santosa saja. Ditambah istirahat cukup untuk mengurangi rasa nyeri yang akan hilang 2-3 minggu. Bila keadaan nyeri berkurang, selanjutnya program rehabilitasi dapat dimulai dengan memperkuat otot pinggang dan otot perut.