Nyeri Pada Tumit Saat Bangun Tidur

DokterSehat.Com – Saat bangun tidur, kita biasanya menghadapi dua kondisi yang sangat berbeda. Kadang kala, kita bisa merasa sangat segar sehingga kita bisa siap menghadapi berbagai aktivitas seharian. Sayangnya, kadang kala kita juga merasakan rasa lelah saat bangun tidur dan seakan-akan ingin tidur lebih lama lagi hingga rasa itu hilang. Salah satu bagian tubuh yang juga terkadang merasa sakit adalah area leher yang biasanya disebabkan karena salah posisi saat tidur. Namun, bagaimana jika rasa nyeri saat bangun tidur justru terjadi di tumit kaki kita?

doktersehat-bursitis-nyeri-tumit

Banyak orang yang berpikir bahwa rasa nyeri saat bangun tidur pada tumit berhubungan erat dengan penyakit asam urat. Asam urat sendiri adalah disebabkan oleh tingginya kadar asam urat sehingga mudah membuat rasa nyeri di area tumit atau telapak kaki. Sayangnya, anggapan ini tidak benar adanya. Nyeri pada tumit saat bangun tidur justru biasanya disebabkan oleh adanya peradangan ligamen penyangga telapak kaki.

Kondisi peradangan ini dalam dunia medis disebut sebagai plantar fascilitis, sebuah kondisi dimana ligamen penyangga lengkung atau telapak kaki dan penyambung area tumit dengan jari-jari kaki yang disebut sebagai plantar fascia mengalami peradangan sehingga terasa sakit. Jika area plantar fascia ini sering meregang sehingga menyebabkan pembengkakan atau peradangan, rasa nyeri akan sangat terasa saat kita bergerak setelah diam dalam jangka waktu yang lama. Hal inilah jawaban mengapa saat bangun tidur atau duduk lama area tumit terasa nyeri. Rasa nyeri ini juga bisa muncul saat kita mulai berdiri atau berjalan.

Biasanya, penyebab dari peradangan ini adalah pola berjalan yang salah, khususnya yang bertumpu pada area tumit. Atlet lari jarak jauh, aerobik, atau bahkan penari balet biasanya beresiko mengalami masalah ini meskipun orang biasa yang memakai pola berjalan yang tidak baik juga bisa mengalami peradangan ini. Untuk mengatasinya, kita bisa memakai kompres dingin pada area tumit. Disamping itu, kita juga setidaknya mengurangi porsi berjalan kita agar peradangan hilang terlebih dahulu pada area tumit sebelum kaki bisa dipergunakan secara normal.

Baca Juga:  Menjaga Kesehatan Tulang dengan Karoten