Nyeri Lutut, Gejala dan Pengobatannya

DokterSehat.com – Nyeri lutut merupakan salah satu keluhan yang paling sering dilami orang. Makin aktifnya masyarakat dapat meningkatkan jumlah penderita masalah lutut. Nyeri lutut memiliki berbagai macam penyebab dan perawatan.



Fungsi utama sendi lutut adalah untuk menekuk dan meluruskan untuk memindahkan tubuh. Lutut bergantung pada sejumlah struktur, termasuk tulang, ligamen, tendon, dan tulang rawan untuk melakukan semua tindakan serta untuk menyokong seluruh tubuh ketika melakukan gerakan.

Secara umum, nyeri lutut digolongkan menjadi dua, yakni nyeri lutut akut dan kronis. Nyeri lutut akut dapat disebabkan oleh cedera akut atau infeksi. Sementara nyeri lutut kronis sering disebabkan cedera atau peradangan (seperti arthritis), tetapi juga dapat disebabkan oleh infeksi.

Nyeri lutut akut

Fraktur (patah tulang)

Fraktur dari salah satu tulang lutut merupakan cedera traumatis yang biasanya disebabkan oleh benturan dengan kekuatan tinggi (seperti kecelakaan mobil atau melakukan olahraga).

Gejala

  • Pembengkakan atau memar
  • Muncul rasa sakit yang begitu parah
  • Orang tidak dapat berjalan atau bahkan meletakkan berat badan pada lutut

Fraktur adalah keadaan darurat dan harus diperiksa oleh dokter. Dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan dengan X-ray dan metode lain yang relevan.

Pengobatan

Pengobatan yang dilakukan tergantung pada patah tulang yang dialami pasien, dokter mungkin menyarankan imobilisasi atau operasi untuk memperbaikinya. Fraktur bisa sembuh tanpa masalah jangka panjang.

Terkilir dan robek sendi kolateral

Medial Ligamen Kolateral adalah ligamen yang paling sering mengalami cedera di lutut. Seperti sendi lainnya, ligamen ini dapat terkilir atau robek. Ligamen yang terkilir mungkin juga bisa  menyebabkan sebagianligamen pecah.

Gejala

  • Ketidakstabilan lutut
  • Pembengkakan
  • Memar
  • Sendi dalam lutut mengalami perobekan

Pengobatan

Baca Juga:  Cara meredakan nyeri haid

Untuk keseleo ringan Anda bisa melakukan perawatan dengan mengompres, es, elevasi, anti-inflamasi, dan mengonsumsi obat nyeri. Selain itu lakukan pula latihan dengan sepeda statis dan semua latihan penguatan kaki yang mungkin Anda butuhkan. Meski begitu, latihan harus di bawah pengawasan dokter atau ahli terapi fisik karena ada latihan-latihan tertentu yang harus dihindari. Berbeda dengan keseleo, robekan sendi sering membutuhkan tindakan bedah untuk hasil terbaik.
Untuk cedera ligamen tergantung pada tingkat keparahan cedera dan pemulihan dari setiap operasi perbaikan.

Terkilir dan robek ligamen Krusiatum

Krusiatum Anterior Ligamen merupakan cedera yang umumnya disebabkan  oleh penghentian gerakan lutut yang mendadak atau memuntir kasar di bagian lutut. Misalnya seperti ketika bagian dashboard menatap lutut dalam sebuah kecelakaan mobil hingga menyebabkan perobekan. Akibat benturan dengan kekuatan yang kuat, cedera ini sering dikaitkan dengan cedera di bagian ligamen lain dan cedera tulang.

Gejala

  • Jalan tidak stabil
  • Terdengar suara saat berjalan
  • Sakit
  • Lutut membengkak

Pengobatan

Dokter akan merekomendasikan tindakan pembedahan bila penderita (dalam hal ini atlet)dituntut untuk melakukan kompetisi dengan segera. Pengobatan konservatif dan menjepit lutut terbukti cukup baik bagi mereka yang bukan atlet karena tidak memerlukan begitu banyak gerakan dari lutut.