Ngilu! Buah Zakar Remaja Ini Terpuntir Dengan Sangat Parah

DokterSehat.Com– Sebuah kasus yang akan membuat ngilu bagi siapapun pria yang membacanya ini terjadi di China. Bagaimana tidak, seorang remaja pria berusia 11 tahun yang tidak disebutkan namanya ini tiba-tiba saja terbangun dengan kondisi sakit yang luar biasa pada kemaluannya. Setelah dilarikan ke rumah sakit di kota Hangzhou, Provinsi Zheijang, China, barulah diketahui bahwa testis atau buah zakar sang remaja ini terpuntir dengan sangat parah. Bagaimana hal ini bisa terjadi?

doktersehat-pria-khitan-penis-sehat-bakteri-bersih-kecil-gemuk-manfaat-sunat

Dr. Chen Guangjie yang berasal dari Zheijang University School of Medicine menyebutkan bahwa tim dokter langsung mengadakan operasi demi menolong sang bocah dan saat operasi tersebut, barulah diketahui bahwa buah zakar sang remaja terpuntir hingga 540 derajat hingga menyebabkan luka terbuka pada bagian dasar testis. Kondisi testis sang remaja sendiri sangat parah karena seperti baru saja meledak. Sayangnya, karena kondisinya yang parah dan kehilangan banyak darah, testis milik remaja malang ini pun akhirnya dinyatakan dalam kondisi mati sehingga dengan terpaksa tim dokter pun mengangkatnya.

Dr. Chen menyebutkan bahwa kondisi yang dialami oleh sang remaja ini disebut sebagai testicular torsion atau torsi testis. Selain itu, remaja ini juga ternyata mengidap bilateral cryptorchidism, sebuah kondisi dimana salah satu dari buah zakarnya tidak benar-benar turun setelah lahir. Namun, pada kasus remaja ini, kedua testisnya sama sekali tidak turun dan akhirnya memicu torsi testis.

Jika torsi testis terjadi, maka organ vital pria pun tidak akan mampu memproduksi sperma. Jika puntiran pada testis ini mencapai 90 derajat, maka testis ini akan mati dalam waktu sepekan. Sementara itu, jika puntirannya mencapai 180 derajat, maka 3-4 hari kemudian testisnya akan mati. Puntiran yang melebihi 360 derajat diyakini akan membuat testis mati hanya dalam waktu hitungan jam, seperti yang dialami oleh remaja malang ini.

Torsi testis ini memang tergolong kasus yang sangat langka karena hanya terjadi pada 1 dari 4 ribu pria yang kebanyakan berada dalam usia pubertas. Kasus ini juga seringkali terjadi saat pria melakukan olahraga berat, mengalami cedera para skrotum, atau saat masih tidur.

Karena testisnya terpaksa diangkat karena sudah mati, kini sang remaja pun harus menerima takdirnya untuk tidak lagi mampu mendapatkan keturunan di masa depan.