Nata de Rice Bran, Makanan Sehat dan Murah Pencegah Diabetes dari Bekatul Padi

DokterSehat.Com – Pengelolaan penyakit diabetes mellitus (DM) saat ini semakin berkembang. Pengobatan pencegahan saat ini lebih ditekankan daripada pengobatan dengan menggunakan obat-obatan. Pengelolaan penyakit DM pada intinya adalah mengontrol glukosa darah dan mencegah terjadinya komplikasi karena komplikasi inilah yang meningkatkan angka kesakitan ataupun kematian pada penderitanya. Banyak penelitian membuktikan bahwa glukosa darah pada penderita DM tipe 2 dapat dikendalikan dengan pengelolaan DM yang tepat dan benar, yaitu menerapkan pola hidup sehat salah satunya dengan menerapkan pola diet tinggi serat. Diet tinggi serat dapat diperoleh dari konsumsi makanan tinggi serat seperti buah – buahan, sayur – sayuran, dan biji-bijian, termasuk bekatul.

doktersehat-beras-padi-gandum

Bekatul padi merupakan produk sampingan penggilingan padi yang sering dianggap limbah. Indonesia menghasilkan jutaan ton bekatul padi tiap tahun sehingga sangat potensial untuk mengembangkan teknologi untuk mengolah bekatul padi. Walaupun merupakan hasil sampingan dari proses penggilingan padi, kandungan gizi dan komposisi kimia bekatul cukup tinggi: protein 11,3-14,4%, lemak 15,0-19,7%, serat kasar 7,0-11,4%, karbohidrat 34,1-52,3% dan abu 6,6-9,9%. Bekatul kaya akan serat dengan kandungan hemiselulosa yang tinggi, bahkan kandungan karbohidrat bekatul mencapai 80% dari berat kering. Kandungan serat insoluble dietary fiber dan soluble dietary fiber yang tinggi dan jenis gula yang sehat pada bekatul berpotensi untuk dapat menurunkan kadar gula darah pada penderita DM.

Kebanyakan obat herbal saat ini banyak dijadikan minuman termasuk bekatul padi tidak disenangi masyarakat. Begitu pula bekatul padi yang diolah menjadi kue bekatul yang dalam proses pembuatannya justru menggunakan gula, telur, mentega, dan bahan-bahan lain yang cenderung meningkatkan kadar gula darah. Namun ada inovasi terbaru dengan menjadikan bentuk seperti agar-agar berupa bekatul padi dengan nama nata de rice bran.

Cara membuatnya mudah, bekatul padi seberat 1 kg dilarutkan dalam 5-6 liter air. Larutan bekatul padi kemudian dicampur dengan 10% gula, 0.5% amonium zulfat (ZA) dan asam asetat sampai pH 4, lalu dididihkan sampai 100°C. Kemudian dimasukkan ke dalam nampan yang steril, ditutup dengan kertas steril. didinginkan selama 15 hari pada suhu 30°C. Apabila nata ingin dikonsumsi sebagaiknya direbus terlebih dahulu selama 1 jam dengan suhu 100oC (menyesuaikan jumlah nata). Produk ini dapat menjadi solusi pencegahan DM yaitu dengan memanfaatkan bekatul padi yang merupakan limbah penggilingan padi.