Musim Hujan Datang? Waspada Penyakit Leptospirosis

DokterSehat.Com – Musim hujan dan banjir masih merupakan hal yang sangat berkaitan terutama di negara kita Indonesia. Tak bisa dipungkiri dengan datangnya musim hujan tentunya menimbulkan masalah genangan, rob, hingga banjir disekitar kita. Selain merepotkan banjir ternyata juga bisa berdampak terhadap kesehatan kita. Salah satu yang perlu mendapat “kewaspadaan” lebih adalah penyakit leptospirosis.

shutterstock_320523053 copy

Leptospirosis merupakan penyakit infeksi yang menyerang manusia yang disebabkan oleh bakteri Leptospira interogans. Bakteri tersebut ada pada tubuh hewan dan masuk kedalam tubuh manusia melalui mata, selaput lendir, dan luka yang terbuka yang kontak dengan air atau tanah yang terkontaminasi bakteri. Dalam masyarakat, kita sering menyebut penyakit ini dengan penyakit demam tikus. Hal ini memang dikarenakan bakteri ini paling sering ditularkan melalui kencing tikus. Namun demikian hewan lain juga perlu diwaspadai seperti kelelawar, musang, rubah, sapi karena dapat pula menyebabkan penyakit ini. Pada keadaan banjir, angka kejadian leptospirosis cenderung meningkat karena potensi area yang terkontaminasi tentunya akan semakin meluas.

Lalu, bagaimana gejala jika terkena leptospirosis? Gejala klinis leptospirosis sangatlah bervariasi mulai dari gejala ringan seperti: influenza, demam ringan, badan pegal-pegal, hingga sampai gejala berat yang dapat menyebabkan kematian. Keluhan biasanya dapat berupa demam disertai menggigil, sakit kepala, nyeri otot, nyeri otot hebat terutama pada otot betis dan paha, pada selaput mata bisa ditemukan bintik kemerahan, dapat disertai muntah, mual, diare, nyeri perut dan bisa sampai penurunan kesadaran. Pada fisik orang yang terkena leptospirosis dapat ditemukan gejala Weils disease meliputi mata dan tubuh menjadi kuning, gagal ginjal dan perdarahan pada tubuh. Penderita dengan manifestasi keluhan seperti diatas dan didapatkan adanya riwayat kontak dengan genangan air/tanah yang terkontaminasi harus segera dibawa ke Pusat Pelayanan Kesehatan untuk diberikan antibiotik dan dilakukan observasi ketat dikarenakan komplikasi serius yang dapat terjadi antara lain gagal ginjal, gagal hati, gagal jantung.

Baca Juga:  Waspadai Beberapa Penyakit Yang Disebabkan Oleh Banjir

Pepatah mengatakan lebih baik mencegah daripada mengobati hendaknya memang harus dilakukan terutama pada musim hujan dengan potensi banjir. Banyak yang dapat kita lakukan antara lain:

  • Selalu menggunakan alas kaki saat bepergian keluar rumah, terutama pada yang tinggal didaerah banjir lebih disarankan menggunakan sepatu yang terlindung misalnya sepatu boots
  • Bagi mereka yang memiliki risiko tinggi terkena leptospirosis harus diberikan perlindungan berupa pakaian khusus yang dapat melindungi dari kontak dengan bahan yang terkontaminas dengan kemih binatang reservoir
  • Keluarga harus menyimpan makanan dan minuman dengan baik agar terhindar dari tikus
  • Mencuci tangan dengan sabun sebelum makan
  • Mencuci tangan kaki serta bagian tubuh lainnya dengan sabun setelah bekerja di sawah/kebun/sampah/tanah/selokan dan tempat yang tercemar lainnya.
  • Menjaga lingkungan sekitar rumah agar tidak banyak genangan disekitar sehingga potensi terkontaminasi dengan kencing tikus menjadi rendah

Sumber : PMK 2014