5 Tips Mudik Nyaman dan Lancar dengan Lansia

doktersehat lansia
photo credit: Pexels

DokterSehat.Com – Mudik adalah momen paling menyenangkan yang dilakukan oleh banyak orang di seluruh Indonesia. Tua dan muda antusias untuk pergi ke kampung halaman dan berkumpul dengan banyak saudara yang sudah hampir satu tahun tidak ditemui.

Kalau Anda mudik dengan orang-orang yang masih muda atau orang yang masih kuat secara fisik, apa pun kendaraan yang digunakan, perjalanan akan berjalan dengan aman dan lancar. Namun, kalau mudiknya dengan orang tua yang sudah berumur, perjalanan harus dilakukan dengan penuh penyesuaian.

Nah, agar perjalanan dengan lansia bisa berjalan dengan lancar dan aman, coba lakukan beberapa tips di bawah ini.

  1. Pilih moda transportasi yang tepat

Pilih moda transportasi yang tepat untuk lansia dan juga keluarga lainnya. Sebisa mungkin jangan naik angkutan umum yang membuat lansia kesusahan naik atau harus berebutan naik dengan orang lain seperti bus umum.

Persiapkan moda transportasi yang cocok dan memberikan kenyamanan seperti kereta api dan pesawat terbang. Kalau Anda memiliki mobil sendiri, bisa menggunakan mobil tersebut untuk mudik asal mampu melakukan perjalanan jauh dan memperhatikan apa yang boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan.

  1. Banyak beristirahat

Lansia tidak sama dengan kita yang masih muda dan aktif bergerak. Oleh karena itu, istirahat selama perjalanan sangat dibutuhkan untuk menghemat tenaga dan membuat tubuh selalu kuat dari awal hingga akhir.

Kalau Anda menggunakan kendaraan umum seperti kereta api atau pesawat terbang, tidur bisa langsung dilakukan di kursi yang cukup nyaman. Sementara itu kalau Anda menggunakan kendaraan pribadi coba untuk berhenti di rest area setiap 3-4 jam sekali.

Berhenti di rest area dilakukan untuk memberi kesempatan pada orang tua untuk beristirahat dan melakukan peregangan. Selain itu, istirahat juga bisa menghindari nyeri pada pinggang yang umum terjadi pada mereka yang sudah lanjut usia.

  1. Penuhi kebutuhan makanan

Selain menghemat tenaga dengan banyak tidur selama perjalanan, asupan makanan dan minuman juga harus diperhatikan. Lansia yang masih kuat puasa diwajibkan sahur dan berbuka dengan makanan yang bergizi dan bisa memberikan energi instan.

Kalau mereka tidak bisa berpuasa, selama perjalanan harus makan sebanyak tiga kali sehari. Oleh karena itu, membawa bekal yang banyak dan bergizi sangat diwajibkan untuk membuat mereka tetap bisa kuat selama perjalanan sebelum akhirnya sampai kampung halaman dengan semangat.

  1. Membawa obat dan cek kesehatan

Lansia rawan sekali mengalami capai dan sakit selama perjalanan. Oleh karena itu, pengecekan kesehatan harus dilakukan sebelum melakukan perjalanan. Kalau kondisi tubuh sedang baik, perjalanan bisa dilakukan dengan baik. Namun, kalau kondisinya buruk, lebih baik menunda untuk mudik terlebih dahulu.

Meski saat mudik kondisi tubuh sedang baik, obat-obatan pribadi dan suplemen makanan harus tetap dibawa. Dengan membawa suplemen makanan dan obat, lansia akan terjaga kebugarannya dari awal hingga akhir.

  1. Tidak memaksakan diri

Hal terakhir yang harus diperhatikan sebelum mudik dengan orang tua yang sudah lansia adalah tidak memaksakan diri. Kalau perjalanan dengan kendaraan pribadi, jangan memaksakan diri agar segera sampai. Santai saja meski sampai kampung halaman mepet dengan Lebaran.

Inti dari semuanya, jangan memaksakan diri untuk mudik dengan cepat-cepat. Masalah kesehatan lansia adalah fokus dari mudik. Kalau sampai mereka sakit di tengah perjalanan, kita akan kesulitan mencari rumah sakit untuk melakukan perawatan.

Semoga apa yang ditulis di atas bisa bermanfaat untuk Anda semuanya, ya! Hati-hati di jalan saat mudik agar bisa selamat sampai tujuan.