Mitos-Mitos Seks Yang Sudah Tidak Perlu Lagi Dipercaya

DokterSehat.Com – Bagi orang dewasa, membahas berbagai hal tentang dunia seks bisa menjadi hal yang sangat menyenangkan sekaligus menjadi hal yang mengkhawatirkan. Mengapa mengkhawatirkan? Dalam realitanya masih ada banyak orang yang tidak bisa mendapatkan kehidupan seks yang memuaskan dan justru mempercayai beberapa mitos seks yang seharusnya tidak perlu dipercaya. Lantas, apa sajakah sebenarnya mitos-mitos tentang seks yang masih dipercaya banyak orang?

shutterstock_220201102 copy

Banyak pria yang berpikir jika ukuran penisnya masih tidak cukup dan akan kurang bisa memuaskan pasangannya nantinya. Padahal, menurut pakar kesehatan, kenikmatan utama dalam berhubungan intim tidak berasal dari ukuran penis pria. Alih-alih mengkhawatirkan hal ini, pakar kesehatan justru menekankan kenyamanan suami istri saat berhubungan intim sebagai faktor penentu puasnya kehidupan seksual. Selain itu, ada juga sebuah mitos konyol dimana ukuran jari kaki pria akan menjadi cerminan seberapa besar ukuran penis pria. Mitos ini sama sekali tidak berhubungan menurut pakar kesehatan sehingga tidak perlu dipercayai kembali.

Banyak wanita yang menganggap pria sebagai makhluk yang sangat mendambakan kehidupan seksual dan akan berpikir tentang dunia ini setidaknya sekali dalam tujuh detik. Mitos ini ternyata sangat tidak benar adanya dan dari penelitian, ditemukan fakta bahwa 54 persen partisipan pria hanya berpikir tentang seks beberapa kali dalam sehari. Sementara itu, 43 persen lainnya akan berpikir tentang seks hanya sesekali dalam satu minggu. Yang menarik adalah, sebagian besar masyarakat berpikir jika wanita tidak ingin berpikir tentang hubungan seksual. Padahal, dalam realitanya, dalam sepekan saja ada 63 persen wanita yang berpikir seks sesekali dalam seminggu dan 19 persen wanita lainnya yang memikirkannya beberapa kali dalam sehari.

Baca Juga:  Waspada Pusing Yang Muncul Setelah Kita Berdiri

Bagi pasangan yang sudah menua, mereka tentu akan berpikir jika hubungan seks pada usia tua akan tidak senikmat saat mereka melakukannya saat usia muda. Mitos ini ternyata sangat salah kaprah dan tidak benar adanya mengingat ada banyak pasangan yang menikah di usia sangat dewasa namun pada akhirnya tetap bisa menjaga gairah berhubungan intim cukup tinggi.