Mitos Meminum Minyak Kelapa Sebelum Persalinan

DokterSehat.Com – Setiap ibu hamil tentu mengharapkan persalinan yang berjalan dengan lancar dan normal. Selain itu, bayi yang dilahirkan juga diharapkan bisa selamat dan juga sehat. Untuk memastikan persalinan bisa berjalan dengan lancar, banyak ibu hamil yang mempercayai kepercayaan atau mitos yang berasal dari orang tuanya. Salah satunya adalah dengan mengkonsumsi minyak kelapa sebelum proses persalinan tiba. Apakah mitos meminum minyak kelapa ini bisa benar-benar memperlancar proses persalinan?

doktersehat-kehamilan-hamil

Pakar kesehatan Budi Imam Santoso menyebutkan jika mitos ini sama sekali tidak benar dan bahkan tidak akan bermanfaat sama sekali. Secara logika, proses persalinan akan terjadi lewat vaginal, sementara itu, jika kita mengkonsumsi minyak kelapa yang diandaikan sebagai “memperlancar” jalan kelahiran, minyak kelapa ini hanya akan memasuki saluran pencernaan yang sama sekali tidak terkait dengan liang kelahiran. Alih-alih mempercayai mitos ini, pakar kesehatan justru menyarankan ibu hamil untuk mempersiapkan psikologis sekaligus kekuatan agar bisa melahirakan dengan lancar. Memang, adanya mitos ini bisa memberikan sugesti dan membuat ibu hamil lebih percaya diri menghadapi kelahiran. Namun, pakar kesehatan tentu akan lebih mengharapkan ibu hamil mempersiapkan diri dengan lebih baik proses persalinannya alih-alih mempercayai mitos ini.

Selain mitos mengkonsumsi minyak kelapa ini, ada juga mitos mengkonsumsi air rumput fatimah yang bisa memperlancar proses persalinan. Memang, air rumput fatimah bisa membuat rahim mengalami peningkatan kontraksi sehingga bisa membuat proses persalinan berjalan lancar. Namun, pakar kesehatan justru menganggap hal ini berbahaya mengingat kontraksi rahim yang berlebihan akan membuat keselamatan bayi dan ibu justru terancam.

Pakar kesehatan justru menekankan para ibu hamil agar lebih memperhatikan berat badannya saat masa kehamilan berlangsung agar tetap normal dan tidak berlebihan mengingat hal ini bisa mempengaruhi berat badan bayi yang bisa mempengaruhi tingkat kesulitan persalinan.