Mitos Ibu Hamil Tidak Boleh Mandi Dengan Air Hangat

DokterSehat.Com – Untuk menjaga kehamilannya agar bisa tetap sehat hingga masa kelahiran tiba, ibu hamil tentu akan melakukan berbagai hal dan mau menghindari berbagai macam pantangan. Ada banyak sekali pantangan yang tentu harus dihindari dan tentu akan mempengaruhi kegiatan sehari-harinya. Seringkali pantangan itu berupa makanan yang harus dihindari atau kegiatan yang sebaiknya tidak dilakukan. Selain itu, ada beberapa pantangan lain yang dianggap sebagai mitos yang banyak beredar di masyarakat. Salah satunya adalah larangan bagi ibu hamil untuk mandi dengan air hangat. Apakah hal ini memang benar adanya secara medis?

doktersehat-kehamilan-hamil-Infeksi-Cytomegalovirus

Masyarakat umum, khususnya yang sudah berusia tua menganggap mandi dengan air hangat bisa membahayakan kehamilan. Padahal, kita sendiri tentu tahu betapa nikmatnya mandi dengan air hangat, apalagi setelah melalui hari yang sangat melelahkan dan stress. Bagi ibu hamil yang kerap merasa mudah lelah dan ingin merasakan rileks, mandi air hangat tentu akan terlihat menyenangkan. Namun, menurut pakar kesehatan, mitos ini ternyata benar adanya dan sebaiknya dihindari oleh ibu hamil.

Pakar kesehatan menyebutkan jika ibu hamil mandi dengan air hangat, maka dikhawatirkan suhu yang hangat ini akan mampu membuat pembuluh darah wanita menjadi lebih lebar sehingga sirkulasi darah yang menuju janin bisa mengalami penurunan. Jika ibu hamil bahkan berendam pada air hangat dengan waktu lebih dari 10 menit, dikhawatirkan bisa menyebabkan pendarahan pada organ vital ibu hamil atau bahkan membuat cairan ketuban bocor yang tentu berbahaya.

Ingatlah bahwa selama masa kehamilan, terdapat banyak sekali perubahan pada ibu hamil. Sebagai contoh, kulit ibu hamil akan cenderung lebih sensitif sehingga mandi air hangat tentu akan memberikan pengaruh pada kesehatan ibu hamil secara keseluruhan. Selain menghindari penggunaan air hangat, mandi pada waktu terlalu malam atau terlalu pagi juga sebaiknya dihindari.