Mitos dan Fakta yang Harus Anda Ketahui Mengenai Penyakit Sendi

DokterSehat.Com – Banyak sekali mitos yang berhubungan dengan penyakit Reumatik beredar dan diyakini oleh masyarakat. Masyarakat sangat perlu tahu fakta yang sebenarnya mengenai penyakit ini, untuk dapat menemukan solusi dan terapi yang paling tepat pada penderita, agar tidak semakin bertambah parah dan kecacatan yang disebabkan oleh penyakit ini dapat dicegah. Mari kita simak mitos dan faktanya di bawah ini.

doktersehat-nyeri-sendi-gangguan-autoimun

Mitos: Nyeri sendi disebabkan karena asam urat yang meningkat
Fakta:  Penyakit sendi akibat asam urat yang meningkat hanyalah 1 dari banyaknya penyakit reumatik. Penyakit nyeri sendi tidak selalu disebabkan oleh kadar asam urat yang mengalami peningkatan.

Mitos: Reumatik dapat disebabkan oleh karena makan sayur-sayuran hijau dan kacang-kacangan
Fakta: Sayur-sayuran hijau dan kacang-kacangan tidak menyebabkan nyeri sendi. Satu-satunya penyakit reumatik yang berhubungan dengan makanan (jerohan, alkohol, kerang-kerangan, daging merah dalam jumlah besar) adalah penyakit gout atau pirai (penyakit sendi akibat asam urat)

Mitos: Penyakit reumatik adalah penyakit keturunan
Fakta: Penyakit reumatik tidak secara langsung diturunkan dari orang tua ke anak. Walaupun ada beberapa jenis reumatik yang memiliki faktor genetik yang diturunkan mempengaruhi kecenderungan keturunannya menderita penyakit yang sama.

Mitos: Reumatik adalah penyakit orang berusia tua
Fakta:  Penyakit reumatik tidak didominasi oleh orang berusia tua saja, anak-anak pun dapat terkena Reumatik jenis Rheumatoid arthritis.

Mitos: Penyakit reumatik hanya mengenai sendi dan tulang saja
Fakta: Seluruh jaringan di sekitar sendi dapat terkena pada penyakit reumatik, seperti tulang, otot, tendon dan lain-lain, selain itu bisa didapatkan juga gejala lain seperti demam, lekas capai, lemas dll

Mitos: Penyakit reumatik hanya menyerang wanita
Fakta:  Tidak selalu wanita yang mengalami penyakit ini. Penyakit reumatik karena Gout/Asam urat lebih banyak diderita oleh laki-laki. Sedangkan wanita, lebih sering terkena Lupus dan Rheumatoid arthritis.

Mitos: Penyakit reumatik terjadi karena sering membunyikan sendi
Fakta: Tidak didapatkan bukti bahwa sering membunyikan sendi dapat menyebabkan penyakit reumatik.

Mitos: Pengobatan tradisional lebih aman dan efektif dalam menyembuhkan penyakit reumatik
Fakta:  Belum didapatkan bukti ilmiah bahwa pengobatan tradisional dapat menyembuhkan penyakit reumatik.

Mitos: Pijat refleksi dapat menyembuhkan penyakit reumatik
Fakta: Belum terdapat bukti ilmiah bahwa pijat refleksi dapat menyembuhkan berbagai penyakit reumatik.