Mitos dan Fakta Minyak Zaitun

DokterSehat.Com– Minyak zaitun merupakan obat herbal yang memiliki banyak khasiat bagi kesehatan tubuh. Minyak ini  didapat dari buah zaitun (Olea europaea), pohon tradisional dari basin Mediterania. Minyak dapat digunakan untuk memasak, kosmetik, obat herbal, dan sabun, dan juga sebagai bahan bakar untuk lampu minyak. Minyak zaitun dianggap sebagai minyak yang sehat karena mengandung lemak tak jenuh yang tinggi (utamanya asam oleik dan polifenol).

doktersehat-oliveoil-minyak-zaitun

Khasiat minyak zaitun sudah dikenal baik untuk kesehatan jantung. Salah satunya karena kandungan minyak zaitun rendah lemak dan kolesterol. Baik untuk memperbaiki pencernaan yang buruk dan memudahkan embelit. Meskipun banyak manfaatnya, namun masih banyak pula orang meragukan kelebihan minyak zaitun karena terpengaruh mitos yang keliru.

Mitos: Minyak zaitun memiliki kandungan lemak tinggi

Fakta: Ada dua macam jenis lemak dalam bahan makanan, yakni lemak baik atau lemak tak jenuh dan lemak jahat atau lemak jenuh. Minyak zaitun merupakan sumber lemak tak jenuh ganda dan tak jenuh tunggal. Lemak seperti ini baik untuk jantung karena mengurangi kadar kolesterol jahat (LDL) pada tubuh. Apabila dionsumsi secara teratur, minyak zaitun dapat menurunkan oksidasi dan kolesterol jahat. Konsumsi minyak ini tidak akan membuat Anda gemuk dan merusak sirkulasi darah.

Mitos: Minyak zaitun tidak memiliki nutrisi dan vitamin

Fakta: Ada banyak rumor minyak zaitun tidak baik bagi tubuh karena penuh lemak dan tidak memiliki kandungan gizi. Sebenarnya, minyak ini kaya akan vitamin A, E, B1, B2, C, D, dan zat besi. Vitamin E dan asam lemak dapat membantu melembabkan kulit dan mencegah keriput. Jadi, selain mendapatkan manfaat kesehatan, Anda mendapatkan kulit bebas berkerut.

Baca Juga:  Terobosan Baru Penanganan Malaria

Mitos: Minyak zaitun sulit dicerna

Fakta: Memang, tidak semua minyak bisa dicerna. Tetapi, untuk minyak zaitun memiliki kandungan kalori rendah serta lemak tak jenuh yang membuatnya mudah mengalir keluar masuk saluran pencernaan. Bahkan, pergerakan usus Anda bisa terbantu karena minyak zaitun.

Mitos: Minyak zaitun harus didinginkan

Fakta: Jika Anda menyimpan minyak di lemari es dapat merusak konsistensi dan rasa minyak. Bila menyimpan minyak zaitun di lemari es justru dapat mengkristal dan berbentuk padat. Apabila di kemudian hari ingin menggunakan kembali, minyak zaitun bisa. Minyak Zaitun dapat digunakan kembali karena awet disimpan selama dua tahun.

Mitos: Minyak zaitun hanya untuk makanan

Fakta: Dari paparan sebelumnya, kandungan minyak zaitun memiliki manfaat untuk kecantikan. Dengan konsumsi dan mengoleskan minyak zaitun, kulit akan menjadi lebih bercahaya dan mengkilap. vitamin E pada minyak dapat mengurangi garis-garis halus pada kulit.

Nah, apakah Anda masih meragukan fakta dan manfaat minyak zaitun?