Mitos atau Fakta: Mandi Air Garam Bisa Mengatasi Rematik

DokterSehat.Com– Salah satu masalah kesehatan yang cukup merepotkan adalah rematik. Bagaimana tidak, rasa nyeri dari masalah kesehatan ini akan membuat tubuh terasa tidak nyaman saat dipakai untuk beraktifitas. Pakar kesehatan sendiri menyebutkan jika ada beberapa penyebab dari nyeri rematik yakni osteoarthritis atau pengapuran pada sendi, penyakit rheumathoid arthritis, asam urat, hingga infeksi sendi. Pada mereka yang sudah berusia lanjut, nyeri rematik ini kerap terjadi karena pengapuran pada sendi.

doktersehat-tulang-kaki-sendi-lari-jalan

Untuk mengatasi rasa nyeri tersebut, banyak orang yang memilih untuk mandi dengan air garam. Sebagian orang yang tinggal di sekitar pantai, khususnya para lansia, bahkan disebut-sebut kerap merendam kakinya pada air laut demi menurunkan rasa nyeri tersebut. Sebenarnya, apakah memang air garam bisa menurunkan rasa nyeri rematik tersebut?

Hingga saat ini, belum ada penelitian kesehatan yang benar-benar membuktikan bahwa mandi atau berendam air garam mampu menurunkan rasa nyeri yang diakibatkan oleh rematik. Namun, cukup banyak orang yang meyakini manfaat dari mandi air garam ini dan bahkan menganggapnya sebagai salah satu terapi pengobatan alternatif yang sangat efektif untuk membantu mengatasi nyeri rematik. Sebagian orang menyebutkan bahwa air garam ternyata mampu menurunkan pembengkakan yang terjadi pada sel-sel persendian dengan cara menarik kandungan air dari sel-sel yang bengkak tersebut. Hal inilah yang disebut-sebut mampu menurunkan rasa nyeri. Ada juga teori lain yang menyebutkan bahwa air garam mampu menurunkan peradangan hingga ke tingkat molekul sehingga mampu menurunkan rasa nyeri karena rematik.

Sayangnya, berbagai teori ini masih belum didukung oleh penelitian klinis sehingga belum ada pakar kesehatan yang berani membenarkan manfaat dari mandi air garam yang mampu mengatasi rasa nyeri pada rematik. Hanya saja, jika anda merasa nyaman dan lebih baik setelah melakukan terapi alternatif ini, sah-sah saja untuk melakukannya. Namun, jika rasa nyeri ini tak kunjung berkurang, ada baiknya anda segera memeriksakan kondisi kesehatan ke dokter.