Mioma Uteri, Tumor Rahim yang Sering Tidak Disadari

Mioma uteri merupakan suatu tumor jinak yang berasal dari rahim. Ada bermacam macam mioma uteri tergantung pada letak nya, ada yang disebut mioma subserosa ( Di lapisan paling luar dari rahim), mioma submukosa ( dibawah lapisan terluar rahim), dan juga ada mioma intramural (di lapisan otot rahim). Ada berbagai macam faktor yang mendukung terjadinya mioma uteri pada wanita, yaitu adanya riwayat keluarga yang pernah menderita mioma, wanita yang pertama kali mendapatkan haid sebelum usia 10 tahun, wanita yang sering mengkonsumsi alkohol, dan adanya infeksi pada rahim.

doktersehat-kista-kanker-ovarium-Kanker-Amenore-Siklus-Menstruasi-yang-Terhenti

Penderita mioma sering tidak menyadari bahwa dirinya menderita penyakit tersebut karena pada umumnya mioma tidak bergejala, seandainya bergejala dapat berupa perdarahan yang tidak normal dari rahim. Misalnya haid yang sangat banyak dibandingkan dengan biasanya, nyeri berlebihan saat haid, haid yang memanjang, atau ada nya bercak – bercak darah yang keluar meskipun tidak sedang dalam masa haid. Selain gejala utama diatas, mioma dapat juga disertai dengan nyeri perut bagian bawah, sering kencing, kesulitan dalam berkemih atau buang air besar, dan nyeri pinggang. Pada beberapa penelitian didapatkan bahwa mioma berpengaruh terhadap kesuburan dan dapat menyebabkan keguguran.

Untuk memastikan adanya mioma dalam rahim, dokter dapat melakukan pemeriksaan lanjutan , baik berupa usg yang paling sederhana, murah, dan akurat maupun menggunakan CT SCAN ataupun MRI. Untuk mengatasi mioma dapat dilakukan melalui dua cara, yang pertama yaitu melalui konsumi obat – obatan dan juga melalui pembedahan. Terapi menggunakan obat – obatan biasanya menggunakan obat yang mengandung hormon, dan diharapkan dapat mengecilkan mioma yang ada di dalam rahim pasien. Pengobatan ini dapat berlangsung berbulan – bulan lamanya. Selain menggunakan obat, dokter juga dapat mempertimbangkan untuk melakukan operasi pada pasien, operasi dapat berupa pengangkatan mioma saja ataupun pengangkatan rahim secara keseluruhan apabila memang wanita tersebut memang sudah tidak berkeinginan untuk memiliki anak lagi.