Minuman Berenergi yang Mengandung Kafein Bisa Meningkatkan Tekanan Darah, Benarkah?

DokterSehat.Com – Minuman berenergi saat ini banyak menjamur di sekitar kita. Berbagai macam merk bisa mudah ditemui di toko-toko terdekat. Masing-masing merk menawarkan berbagai macam manfaat instan yang membuat kita tergiur untuk membelinya. Minuman berenergi sudah menjadi semacam lifestyle pada jaman saat ini. Berbagai macam kandungan terdapat di sebuah minuman berenergi. Namun apakah sebenarnya kita membutuhkan minuman berenergi?

doktersehat-soda-kaleng-kanker

Sebuah penelitian pada kelompok kecil di Amerika mengungkapkan bahwa minuman berenergi dengan kandungan kafein ternyata bisa meningkatkan tekanan darah. Penelitian pada 25 sukarelawan tersebut diukur beberapa variabel 30 menit setelah sukarelawan tersebut minum satu merk minuman berenergi. Mengkonsumsi 480 ml dari minuman tersebut yang mengandung 240 mg kafein ternyata meningkatkan tekanan darah sistolik sebesar 6,2%. Konsumsi minuman placebo (tidak mengandung kafein) didapatkan peningkatan 3,1% tekanan darah sistolik. Penelitian tersebut signifikan secara statistik. Pada minuman placebo, tekanan darah diastolik tidak mengalami perbedaan, sebaliknya pada minuman berenergi dengan kandungan kafein terdapat peningkatan tekanan diastolik sebesar 6,8%.

Meskipun pada penelitian ini frekuensi jantung tidak berdampak, namun rata-rata level norepinefrin meningkat sebesar 73,6% pada minuman berenergi dengan kafein dibandingkan dengan placebo yang meningkat sebesar 30,9%. Penelitian ini masih dalam jumlah kecil dan hanya meneliti satu jenis minuman saja namun ternyata dapat menyebabkan perubahan hemodinamik dan adrenergik yang lebih lanjut menjadi faktor risiko seseorang mengalami risiko kardiovaskular. Studi pada sampel yang lebih besar masih dibutuhkan.

Hasil penelitian diatas tentunya membuat kita harus sadar dan lebih jeli dalam melihat kandungan yang ada dalam sebuah minuman berenergi. Kita juga harus mulai membatasi konsumsi minuman energi terutama yang mengandung kafein. Mulai harus dilihat lagi apakah minuman berenergi yang akan kita minum memberi manfaat lebih banyak atau justru ternyata banyak sekali dampak buruk bagi kesehatan. Sebaiknya kita jangan terpengaruh dengan iklan-iklan minuman berenergi yang menawarkan berbagai manfaat instan. Bila memang harus mengkonsumsi minuman berenergi ada baiknya mulai perlahan-lahan mensubstitusi kebiasaan tersebut dengan cara-cara yang alami agar tidak menjadi ketergantungan, misalnya saja dengan mulai rutin berolahraga, makan gizi seimbang, tidur dan istirahat yang cukup.

Baca Juga:  Bahaya Bahan Kimia Yang Terdapat Didalam Parfum

Sumber: Medscape