Minuman Berenergi Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung

DokterSehat.Com – Begitu banyak minuman berenergi (minuman yang mengandung berbagai macam stimulan) yang beredar di supermarket maupun minimarket yang sering dikonsumsi oleh seseorang untuk mendapatkan stamina yang lebih untuk bekerja, baik menyetir ataupun sedang mengejar deadline dari suatu tugas, tanpa disadari minum minuman berenergi tersebut tidaklah baik untuk kesehatan, banyak studi yang telah dilakukan mendukung bahwa terdapat peningkatan risiko penyakit jantung dan pembuluh darah pada orang yang mengkonsumsi minuman berenergi.

doktersehat-minum-soda

Dalam sebuah studi yang dilakukan oleh Anna Svtikova baru baru ini dan telah disebarlauskan melalui jurnal menunjukkan bahwa meminum minuman berenergi secara terus menerus dapat meningkatkan risiko terhadap penyakit jantung. Pada studi yang dilakukan Anna Svtikova tersebut pada pada seseorang yang berusia dewasa (>18 tahun), tidak merokok, tidak memiliki penyakit dan sedang tidak mengkonsumsi obat-obatan apapun, didapatkan bahwa pada orang yang meminum minuman berenergi sebanyak 480 mL memiliki tekanan darah yang lebih tinggi dan hormon norepinefrin yang juga meningkat diatas normal. Hormon tersebut dihasilkan oleh kelenjar adrenal dan bisa meningkatkan tekanan darah.

Pada penelitian tersebut didapatkan bahwa setelah mengkonsumsi minuman berenergi, tekanan darah sistol akan meningkat 6,2% dan tekanan darah diastol akan meningkat 6,8%. Hormon norepinefrin juga akan mengalami peningkatan kira kira 150 – 250 picogram permililiter/ sekitar 71% peningkatan. Perubahan perubahan yang terjadi diatas pada seseorang yang mengkonsumsi minuman berenergi menunjukkan bahwa minuman berenergi menjadi suatu faktor risiko bagi seseorang untuk terkena penyakit kardiovaskuler.

Jadi jika anda merasa kelelahan sebaiknya beristirahatlah sejenak, jangan memaksakan tubuh untuk bekerja apalagi dengan mengkonsumsi stimulan-stimulan seperti minuman berenergi, istirahat merupakan obat yang terbaik dan teraman karena tubuh kitapun memiliki suatu batasan dalam melakukan aktivitas. Istirahat dapat memulihkan kembali stamina dan meningkatkan imunitas tubuh dalam melawan berbagai penyakit, sehingga tubuh dapat terus sehat dan bugar dalam beraktivitas sehari-hari.

Baca Juga:  Penyebab Menstruasi Datang Terlambat Yang Kerap Tidak Disangka

Sumber: Journal JAMA