Minimalis Junkfood, Ajarkan Menu Sehat Bagi Anak

DokterSehat.com– Junkfood diidentikkan dengan makanan yang kurang memenuhi gizi atau nutrisi. Makanan yang termasuk ke dalam jenis ini adalah makanan siap saji seperti hamburger, kentang goreng, pizza, fried chicken, minuman soda, dan lain-lain. Makanan tersebut mengandung kadar lemak dan gula yang cukup tinggi, sehingga digolongkan ke dalam makanan yang kurang sehat. Tidak hanya orang dewasa, bahkan anak-anak pun jauh lebih mnyukai makanan ini dibanding makanan rumahan. Ditambah lagi beberapa kedai melengkapinya dengan berbagai jenis mainan yang tentunya menarik untuk anak-anak. Hal tersebut menjadikan intensitas berkunjung dan konsumsi junkfood menjadi lebih sering. Efek buruknya menjadikan anak-anak tidak suka mengkonsumsi makanan yang lebih sehat dirumah, seperti sayur dan buah.



Sedangkan junkfood tidak memberikan nutrisi yang tepat bagi tumbuh kembang anak. Bila dilihat bahan-bahan yang dipakai dalam membuat makanan cepat saji adalah bahan yang sehat, seperti kentang, ayam, roti, daging, sayuran seperti selada dan tomat, dan lain-lain. Namun cara pengolahannya yang menjadikannya kurang sehat. Meski enak, kandungan minyak dan bahan pengawet di dalamnya membuat makanan tersebut tidak memenuhi standar makanan sehat. Jika dikonsumsi secara terus-menerus serta dalam jangka waktu yang lama dapat mengakibatkan tubuh yang tidak sehat, mulai dari obesitas dan gangguan kesehatan lainnya. Lalu bagaimana cara membujuk anak agar mau memakan makanan yang sehat dan tidak melulu tergoda oleh junkfood.

Untuk memastikan gizi anak tercukupi adalah tugas orang tua. Ajarkan anak untuk makan dengan menu yang sehat. Sajikan olahan sayuran hijau, buah, kacang-kacangan, daging dan ikan segar, serta produk susu dalam makan mereka sehari-hari. Memasukkan produk susu yang mengandung kalsium dalam makanan mereka akan membantu pertumbuhan tulang dan gigi. Sedangkan daging dan ikan segar yang kaya akan protein akan mendukung pertumbuhan dan pemeliharaan sel tubuh, serta memperbaiki sel yang yang rusak. Selain itu, ajarkan mereka makanan sehat dengan cara mengolahnya dengan sehat pula, misalnya merebus atau mengukus, jangan terlalu banyak unsur minyak. Sedangkan minuman sehat, ajarkan minum air putih dan jus buah segar.

Baca Juga:  Konsumsi Suplemen Vitamin Tak Sesuai dengan Kebutuhan Anak

Dengan memastikan makanan mereka mengandung nutrisi yang lengkap dan sehat seperti pemenuhan karbohidrat, protein, vitamin, lemak dan mineral akan menjamin pertumbuhan anak yang sehat. Dengan mengajari mereka untuk mengkonsumsi makanan yang bergizi serta langkah-langkah yang higienis dan tepat, serta mengunjungi dokter, misalnya ke dokter gigi untuk pemerikasaan gigi secara rutin, akan membuka jalur bagi kesehatan mereka.