Meskipun Sedih Karena Bayinya Meninggal, Ibu ini Memilih Untuk Mendonasikan ASInya

DokterSehat.Com – Kebahagiaan Ariel Matthews saat mendapatkan keturunan ternyata hanya bertahan 11 hari saja. Ia tiba-tiba saja mendapati sang buah hati meninggal dunia pada bulan Oktober bulan 2016 lalu. Alih-alih larut dalam kesedihan, wanita berusia 25 tahun ini justu memilih untuk berbuat baik pada orang lain dan mendonasikan ASInya pada mereka yang membutuhkan. Seperti apakah aksi yang dilakukan wanita mulia ini?

doktersehat-vaksin-palsu-bayi-imunisasi-Hipospadia

Ariel termasuk wanita yang beruntung karena begitu melahirkan bayi laki-lakinya yang bernama Ronan, produksi ASInya cenderung sangat melimpah. Meskipun dirudung duka setelah sang buah hati meninggal dunia, Ariel ternyata tidak ingin ASInya yang melimpah ini menjadi percuma dan berpikir jika ada banyak ibu di luar sana yang kesulitan untuk memproduksi ASI sehingga memilih untuk mendonasikannya. Melalui akun Instagram miliknya, Ia sendiri mangaku sedang menargetkan donasi 29 liter ASI bagi mereka yang membutuhkan.

Setelah sang bayi meninggal dunia, Ariel segera memompa ASInya agar bisa disimpan pada botol dan disumbangkan. Sejaih ini, Ariel sudah melakukan tiga kali donasi yang jumlahnya mencapai 18,5 galon ASI. Menurut Ariel, meskipun merasa berduka karena kehilangan anaknya yang tercinta, kegiatan mendonasikan ASInya ini justru membuatnya merasa jauh lebih baik. Ia menyebutkan jika ada rasa bahagia tersendiri yang dirasakan saat banyak ibu yang memeluknya sambil mengucapkan terima kasih. Ia pun merasa jika Ia bisa menjadi ibu yang berguna bagi banyak anak dan hal ini sangatlah berharga.

Ariel sendiri menyebutkan jika selama payudaranya masih mampu memproduksi ASI, Ia akan terus berusaha untuk mendonasikan ASI pada ibu-ibu yang kesulitan memproduksi ASInya dan ibu yang mengadopsi anak yatim piatu. Menurutnya, ada rasa bahagia tersendiri yang Ia rasakan saat mendapatkan foto-foto anak yang tertidur pulas setelah mengkonsumsi ASI hasil jerih payahnya.