Meski Dititipkan di Daycare, Anak Tetap Bisa Dekat Dengan Orang Tua Kok

DokterSehat.Com – Bagi orang tua yang keduanya harus bekerja namun memiliki anak, maka daycare akan menjadi solusi yang sangat membantu mereka. Di tempat inilah anak bisa dititipkan dan dirawat oleh pengasuh. Tak hanya bisa tetap makan, minum, dan mendapatkan perawatan lainnya, anak-anak juga bisa bermain dengan anak-anak lain yang juga dititipkan di daycare tersebut. Sayangnya, karena kebanyakan anak dititipkan pada daycare selama 8 sampai 10 jam setiap harinya, bisa jadi anak merasa kehilangan kasih sayang dari orang tuanya dengan maksimal sehingga dikhawatirkan akan menurunkan ikatan emosional diantara keduanya. Apakah hal ini benar adanya?



Menurut pakar kesehatan di bidang psikologi anak yang berasal dari Little Shine bernama Agustina, meskipun sangat membantu, dalam realitanya menitipkan anak di daycare akan membuat pertemuan antara orang tua dan anak semakin terbatas. Untungnya, hal ini tidak akan mempengaruhi ikatan emosi antara orang tua dan anak asalkan orang tua bisa tetap mencurahkan perhatiannya dan kasih sayangnya dengan baik pada anak dengan maksimal saat mereka bertemu di rumah.

Agustina menekankan jika yang utama bukanlah seberapa banyak waktu untuk bertemu diantara orang tua dan anak, namun kualitas dari pertemuan ini. Orang tua bisa melakukan banyak interaksi, bermain bersama, memberikan makanan favoritnya, hingga menina bobokan anak sebelum tidur dengan cara membacakan dongeng. Hal-hal seperti ini ternyata bisa membuat hubungan antara orang tua dan anak tetap dekat meskipun di siang hari dititipkan di daycare.

Di akhir pekan, orang tua bisa memaksimalkan interaksi dengan anak-anak dengan cara berkumpul dan bermain bersama dengan buah hatinya. Jika perlu, ajaklah anak untuk bermain di tempat wisata atau taman sehingga mereka selalu merasa diperhatikan oleh orang tuanya dan merasa bahagia.