Merokok Bisa Berimbas Buruk Bagi Kecantikan Kaum Hawa

DokterSehat.Com – Tak hanya kaum pria, kini banyak sekali kaum hawa yang juga memiliki hobi yang sangat buruk, yakni merokok. Bagi beberapa kaum hawa ini, rokok dianggap sebagai salah satu hal yang bisa mengalihkan mereka dari berbagai masalah untuk sementara. Sayangnya, dibalik kebiasaan ini, merokok bisa menyebabkan kaum hawa memiliki resiko besar terkena beberapa penyakit. Selain itu, kecantikan kaum hawa juga bisa semakin memudar jika Ia sering merokok.

doktersehat-wanita-perokok-pendarahan-otak-permen-karet-nikotin

Pakar kesehatan menyebutkan jika kebiasaan merokok akan berimbas pada tidak lancarnya sirkulasi darah mengingat pembuluh darah pun akan mengalami penyempitan akibat kandungan racun dari rokok. Jika hal ini terjadi, maka suplai darah ke kulit pun akan menurun drastis sehingga kulit pun tidak akan lagi elastis dan tidak lagi mendapatkan kolagen. Hasilnya kulit pun akan cenderung lebih kusam dan kering. Selain itu, kaum hawa juga beresiko mengalami penuaan dini yang ditandai dengan semakin banyaknya keriput dan garis halus yang muncul akibat kulit kehilangan keelastisitasannya.

Kebiasaan merokok bagi kaum hawa ternyata juga bisa berimbas buruk bagi bibirnya. Banyak kaum hawa pecandu rokok yang akhirnya memiliki bibir yang cenderung lebih gelap karena banyaknya kandungan racun dari asap rokok yang memicu pucat dan gelapnya bibir. Hal ini tentu akan membuat wanita kehilangan kesempatan mendapatkan bibir merah yang segar dan seksi.

Kaum hawa yang merokok juga beresiko akan lebih sering mengalami kantung mata yang gelap atau kerap disebut sebagai masalah mata panda layaknya orang yang kurang tidur. Asap rokok ternyata berimbas pada semakin minimnya pasokan oksigen pada kulit sehingga kulit pun akan terlihat sangat dehidrasi dan kusam.

Baca Juga:  Progeria: Penyakit Genetik yang Berbahaya

Bagi rambut kaum hawa, merokok ternyata juga bisa berimbas pada kecantikannya. Bahan kimia pada rokok yang terkenal sangat beracun ternyata juga bisa membuat folikel rambut menjadi rusak dan pada akhirnya akan menyebabkan kerontokan atau munculnya uban sejak dini.