Merenungkan Lagi Bahaya Depresi

DokterSehat.Com – Depresi merupakan salah satu gangguan alam perasaan yang ditandai dengan perasaan sedih yang berlebihan, murung, tidak bersemangat, merasa tidak berharga, merasa kosong, dan tidak ada harapan, berpusat pada kegagalan dan menuduh diri, dan sering disertai iri dan pikiran bunuh diri, klien tidak berminat pada pemeliharaan

12

Depresi memang bukanlah kasus yang jarang. Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), depresi adalah penyakit utama keempat di dunia. Riset di negara-negara maju menunjukkan bahwa sekitar satu dari empat wanita dan satu dari 10 laki-laki pernah memiliki minimal satu episode depresi berat dalam hidup mereka. Ancaman depresi meningkat pada mereka yang berusia remaja atau paruh baya (40-45 tahun), baru bercerai atau berpisah, kehilangan pekerjaan, hidup di kota, mencandu alkohol atau narkoba, dan memiliki riwayat keluarga penderita gangguan depresi. Namun tidak seorang pun bisa terhindar dari bahaya depresi. Terbukti bahwa ketenaran, kekayaan, keluarga yang utuh, pekerjaan, dll tidak bisa mencegah seseorang untuk mengalami depresi. Depresi dapat menimpa siapa saja.

Depresi memiliki berbagai tingkat keparahan. Anda bisa memiliki depresi ringan yang berlangsung beberapa minggu atau bulan, tetapi masih memungkinkan Anda untuk menjalani hidup normal. Depresi berat membuat Anda tidak dapat menjalani hidup normal dan bahkan ingin melakukan bunuh diri (sekitar 5-15% penderita depresi berkecenderungan bunuh diri). Episode depresi dapat berlangsung hanya sekali, berulang-ulang atau berjangka panjang sehingga membutuhkan pengobatan seumur hidup.

Sampai saat ini tidak ada tes darah atau alat diagnosis seperti CT scan, dll yang bisa membantu diagnosis apakah Anda mengidap depresi atau tidak. Kuesioner tertentu seperti yang dapat Anda selesaikan sendiri di sini, dapat menjadi indikasi awal apakah Anda sedang depresi. Bila Anda merasa perlu bantuan, segeralah berkonsultasi dengan psikater. Depresi adalah penyakit yang dapat disembuhkan, semakin awal mengatasinya semakin baik peluangnya.

Baca Juga:  Manfaat Musik untuk Perkembangan Anak

Menyadari situasi kejiwaan Anda dan mendapatkan bantuan kejiwaan yang tepat dapat membantu Anda menghindari bahaya depresi. Namun kadang-kadang, seperti dalam kasus Robin Williams, bahkan bantuan apa pun tidak cukup apabila kontrol diri tidak dapat mengalahkan dorongan kuat dari depresi untuk melakukan bunuh diri.