Menyusui Malam Hari Bisa Membuat Produksi ASI Melimpah

DokterSehat.Com – ASI adalah makanan utama bagi bayi, khususnya bagi bayi yang masih berusia kurang dari enam bulan. Dengan konsumsi ASI yang cukup, maka pertumbuhan bayi baik itu fisik, kecerdasan, hingga psikologisnya pun akan berlangsung dengan baik. Ibu pun harus memastikan jika Ia mampu memberikan ASI eksklusif bagi buah hatinya dan produksi ASI nya pun harus dijaga agar tetap lancar. Apa sajakah cara agar produksi ASI tetap lancar bagi bayi?

doktersehat-menyusui-ibu-hamil

Pakar kesehatan menyebutkan jika ibu harus pandai-pandai dalam mengelola ASI yang ada dalam tubuhnya sehingga bisa memberikan asupan nutrisi terbaik bagi bayi. Selain mengkonsumsi makanan yang sehat dengan gizi yang seimbang, ibu juga harus pandai-pandai mengatur waktu menyusui bagi bayinya sehingga produksi ASI pun tetap melimpah. Jika ibu tidak pandai mengatur hal ini, ditakutkan payudara berada dalam kondisi ASI yang kosong padahal sang bayi sedang lapar. Salah satu cara mengatur waktu agar produksi ASI tetap melimpah adalah dengan cara ibu tidak malas menyusui bayinya di malam hari, khususnya di waktu tidur.

Banyak ibu yang sudah merasa lelah dikala malam hari atau waktu tidur sehingga sangat keberatan jika harus menyusui di malam hari. Padahal, di waktu malam hari inilah hormon prolaktin pada tubuh ibu cukup aktif. Hormon inilah yang bisa memicu produksi ASI menjadi jauh lebih baik. Pakar kesehatan dr. Melanie Yudia Iskandar dari RSU Bunda di Jakarta menuturkan jika selain menyusui bayi dengan satu payudara, ibu juga sebaiknya mengosongkan payudara lainnya dengan cara memompa ASI dan memasukkannya ke dalam botol ASIP (ASI Perahan) yang bisa dikonsumsi bayi saat ibu tidak di tempat atau sedang dalam kondisi kosong payudaranya.

Baca Juga:  Beragam Manfaat Berjalan Tanpa Alas Kaki Bagi Kesehatan

Selain pandai-pandai dalam menata waktu menyusui, ibu hamil juga sebaiknya pandai dalam mengelola stressnya karena stress ditengarai menjadi penyebab seretnya produksi ASI. Jika ibu merasa lebih rileks dan berpikiran positif, tubuhnya akan lebih banyak memproduksi hormon oksitosin yang bisa menjadi pendistributor ASI yang apik sehingga produksi ASI pun bisa disalurkan dengan baik saat kegiatan menyusui dilakukan.