Kurangi Manis Saat Sahur Agar Tak Terkena Gangguan ini

doktersehat-menu-sahur
photo credit : pexels.com

DokterSehat.Com– Dalam menjalankan ibadah puasa, ada sebuah aktivitas yang bernama sahur. Sahur sendiri merupakan sebuah aktivitas makan pada dini hari guna mempersiapkan diri untuk menjalankan puasa selama sehari penuh. Selain untuk mempersiapkan diri, sahur pun sangat dianjurkan karena memiliki berbagai manfaat bagi orang yang berpuasa.

Dalam sahur, setiap orang disarankan untuk mengonsumsi makanan yang bergizi, misalnya kaya akan protein dan serat. Sebab, dalam protein dan serta tersebut nantinya akan digunakan sebagai modal serta cadangan energi ketika tubuh mulai merasa lemas di siang hari.

Namun, sayangnya masih banyak yang salah dalam mempersiapkan menu sahur. Kebanyakan orang masih sahur dengan makanan manis atau banyak kandungan gulanya. Bisa jadi, makanan manis sangat baik digunakan pada saat berbuka. Tapi, saat sahur alangkah baiknya Anda menghindari makanan asin dan manis.

Sebab, makanan manis dan asin sifatnya menarik cairan di dalam tubuh. Sehingga ketika Anda mengonsumsi banyak makanan manis pada sahur, akibatnya Anda akan sering buang air kecil. Dengan begitu, risiko dehidrasi pun semakin tinggi saat Anda menjalankan puasa. Tentunya dehidrasi tersebut sangat mengganggu aktivitas serta bisa memicu kelelahan yang luar biasa.

Boleh saja Anda mengonsumsi makanan manis pada saat sahur, tapi jangan lupa pula untuk mengimbanginya dengan banyak air mineral. Sebab, air mineral lah yang nantinya akan melindungi tubuh Anda  agar tidak terjadi dehidrasi.

Tidak lupa juga, usahakan untuk menambah sayur dan buah pada menu sahur Anda. Walau jumlahnya tidak banyak, tapi sayur dan buah bisa membuat tubuh Anda mendapatkan nutrisi penting penjaga cairan sehingga aktivitas puasa Anda akan lancar. Dan tentunya pekerjaan pun tidak terbengkalai karena puasa.