Menonton TV dan Jarang Flossing, Perusak Jantung yang Tidak Terduga

DokterSehat.Com – Serangan jantung merupakan hal yang paling menakutkan bagi setiap orang sebab serangan jantung tidak jarang membuat kematian, serangan jantung sendiri memiliki beberapa penyebabnya bahkan hal-hal yang tidak terduga juga bisa menjadi penyebab serangan jantung.

19

Jantung berdebar-debar dan nyeri dada merupakan beberapa contoh gejala awal adanya masalah pada jantung, beberapa risiko muncul karena gaya hidup yang tak sehat, namun beberapa lainnya juga bisa muncul karena kebiasaan lainnya. Apa saja?

Berikut 5 hal yang dapat merusak kesehatan jantung :

  1. Sering emosi
    Kerap emosi dan bertengkar dapat memberi pengaruh yang kurang baik pada kesehatan, terutama jantung Anda. Hal ini dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, memengaruhi tekanan darah dan bahkan mengganggu impuls listrik jantung. Sebuah studi pada tahun 2000 yang diterbitkan dalam jurnal Circulation menemukan bahwa di antara 13.000 peserta paruh baya dengan tekanan darah normal, mereka yang pemarah memiliki hampir dua kali risiko penyakit arteri koroner dan tiga kali risiko serangan jantung, bila dibandingkan dengan mereka yang tidak temperamen. Para peneliti mencatat kemarahan, kecemasan dan emosi negatif lainnya dapat membahayakan kesehatan jantung.
  1. Jarang makan buah dan sayuran
    Asupan rendah buah dan sayuran, yakni kurang dari 1,5 porsi per hari, dapat meningkatkan kemungkinan timbulnya penyakit jantung. Hal ini didapat berdasarkan studi pada tahun 2004 yang diterbitkan dalam Journal of National Cancer Institute. Disebutkan bahwa semakin tinggi asupan harian rata-rata buah-buahan dan sayuran, semakin rendah kemungkinan seseorang untuk terkena penyakit kardiovaskular. Tingginya asupan yang disebutkan dalam studi tersebut yaitu rata-rata delapan atau lebih porsi dalam sehari. Tidak cuma mencegah penyakit jantung, kebiasaan diet sehat ini juga mengurangi risiko penyakit stroke. Pilihlan sayuran hijau seperti selada, bayam, sawi, brokoli, kembang kol, kubis, bok choy, dan kale. Sementara untuk buah pilihlah jeruk dan lemon.
  1. Tidak rutin flossing
    Tidak cuma berpengaruh pada kesehatan gigi, jarang flossing juga dapat memengaruhi kesehatan jantung. Kebiasaan ini dapat mengakibatkan penumpukan bakteri di gusi, yang berujung pada penyakit gusi dan peradangan di seluruh tubuh, termasuk jantung. Bakteri yang menumpuk dan tidak teraih oleh sikat gigi dapat menyebabkan peradangan, yang pada akhirnya juga mengakibatkan komplikasi seperti penyempitan arteri. Penyempitan arteri itu sendiri berkontribusi pada serangan jantung.
  1. Mendengkur
    Mendengkur pada malam hari tidak hanya menjengkelkan, tetapi juga bisa menjadi tanda masalah kesehatan yang serius seperti apnea tidur obstruktif. Kondisi tersebut membuat seseorang yang mendengkur berulang kali berhenti bernapas secara singkat, yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Menurut American Heart Association, ketika seseorang mengalami jeda dalam bernapas lima sampai 30 kali per jam atau lebih saat tidur, hal ini dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, aritmia dan gagal jantung.
  1. Menonton tv
    Menonton TV selama berjam-jam sambil duduk di sofa adalah kebiasaan yang menyenangkan namun berisiko tinggi. Pasalnya duduk untuk jangka waktu lama dapat meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke, bahkan jika Anda berolahraga secara teratur karena kurangnya gerakan yang memengaruhi kadar lemak dan gula. Sebuah studi tahun 2011 yang diterbitkan dalam jurnal Clinical Diabetes menemukan bahwa beberapa jam menonton TV sehari-hari dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2, penyakit jantung dan kematian. Menonton TV tidak hanya mengambil waktu yang kita miliki untuk melakukan olahraga, tapi juga mendorong seseorang untuk ngemil dan makan makanan yang tidak sehat.