Menonton Acara Olahraga Bisa Membuat Jantungan?

DokterSehat.Com– Masyarakat Indonesia termasuk dalam orang-orang yang gemar menonton acara olahraga. Hal ini disebabkan oleh serunya berbagai macam pertandingan olahraga seperti sepakbola, voli, bulutangis, dan pertandingan lainnya. Sayangnya, ada orang yang sengaja menghindari menonton pertandingan karena takut bisa membuat mereka jantungan. Sebenarnya, apakah anggapan ini benar adanya?



(Foto: Timeout)

Sebuah penelitian yang dilakukan di Universitas Montreal, Kanada, baru-baru ini membuktikan bahwa menonton acara olahraga seperti pertandingan sepakbola bisa meningkatkan denyut jantung dengan signifikan. Fakta ini didapatkan setelah para peneliti mengecek denyut nadi para penonton selama pertandingan olahraga. Rata-rata, denyut jantung para penonton ini akan meningkat hingga 75 persen saat melihat pertandingan di televisi. Sementara itu, denyut jantung para penonton yang datang langsung ke stadion bahkan bisa meningkat hingga 110 persen.

Paul Khairy dari Universitas Monteral menyebutkan bahwa menonton pertandingan sepakbola bisa memicu respons stress emosional yang justru bisa meningkatkan resiko terkena penyakit kardiovaskular. Menurut Khairi, peningkatan denyut jantung ini kerap kali terjadi saat ada kesempatan untuk mencetak gol, saat hampir kebobolan, diserang terus-menerus oleh tim lawan, dan saat perpanjangan waktu.

Meskipun memang terlihat sangat seru dan membuat jantung berdebar-debar, ada baiknya mereka yang memiliki riwayat penyakit jantung atau gangguan aritmia lebih berhati-hati saat menonton pertandingan olahraga, apalagi yang berkaitan dengan tim yang mereka dukung atau sukai karena dikhawatirkan bisa membahayakan kondisi kesehatannya.