Menkes: Indonesia Tidak Termasuk Dalam Daerah Endemis Virus Zika

DokterSehat.Com – Baru-baru ini pemerintah Australia mengeluarkan travel advisory bagi warganya yang ingin berkunjung ke Indonesia, khususnya ke Bali. Sebagaimana diketahui, Bali adalah salah satu tujuan wisata favorit bagi masyarakat Negeri Kangguru. Pemerintah Australia beralasan jika munculnya travel advisory ini berasal dari adanya resiko infeksi virus zika yang bisa saja terjadi di Indonesia. Melihat adanya hal ini, Kementerian Kesehatan Indonesia pun langsung bereaksi. Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI, Mohammad Subuh pun berkata jika Indonesia bukan daerah yang termasuk dalam endemis virus zika sekaligus bukan daerah yang tertular oleh virus mengerikan ini.

doktersehat-nyamuk-zika-travel-warning-Bali-Australia-chikungunya

Menurut Subuh, memang ada kasus WNI pertama yang terkena virus zika yang berasal dari Jawa Timur. Namun, WNI tersebut masih dirawat di negara dimana Ia terkena virus ini, yakni di Taiwan. Kementerian Kesehatan RI sendiri sudah sangat terbiasa dengan penyakit yang berasal dari nyamuk sebelumnya, khususnya demam berdarah sehingga menghadapi penyebaran virus zika yang juga terbawa oleh nyamuk aedes, masyarakat Indonesia sudah cukup siap.

Subuh menekankan jika pengendalian dari virus ini sudah berjalan dengan berjenjang melalui berbagai dinas kesehatan yang ada di provinsi, kabupaten atau kota, bahkan hingga ke pelosok kecamatan dan desa. Masyarakat juga sudah banyak yang paham cara menjaga kebersihan dan menjaga kondisi lingkungan agar tidak menjadi area berkembang biak nyamuk.

Subuh sendiri mengeluarkan data dimana Indonesia tidak termasuk dalam 46 negara yang sudah terinfeksi virus zika. Indonesia juga tidak termasuk dalam 60 negara yang melaporkan adanya transmisi vektor nyamuk yang berkelanjutan, serta tidak termasuk dalam 4 negara yang sudah melaporkan adanya bukti penularan virus zika yang terjadi tanpa transmisi berkelanjutan. Jadi, meskipun ada travel advisory dari Pemerintah Australia, hal itu tidak perlu ditanggapi dengan berlebihan karena dalam kenyataannya kondisi Indonesia masih relatif aman dari infeksi penyakit ini.