Menjelang Bulan Puasa, Ingatlah Untuk Menjaga Pola Makan Agar Berat Badan Tidak Naik

DokterSehat.Com – Tak terasa, hanya dalam hitungan beberapa hari lagi kita akan segera menemui bulan suci Ramadhan yang oleh masyarakat Muslim dijadikan waktu untuk menjalankan ibadah berpuasa hingga sebulan penuh. Karena sepanjang siang hari banyak orang yang tidak lagi makan dan minum dalam waktu yang lama, maka pakar kesehatan pun menyerukan masyarakat agar semakin baik dalam menjaga pola makannya dan tidak hanya asal kenyang saja. Dengan asupan makanan yang seimbang dan sehat, maka kita pun akan memiliki daya tahan tubuh yang jauh lebih baik.

doktersehat-protein-susu-buah

Pakar kesehatan dari Rumah Sakit Hasan Sadikin kota Bandung, Jawa Barat, Asep Ahmad Munawar, SKM. MKM, yang juga seorang ahli gizi mengungkapkan jika pola makan di bulan Ramadhan harus disesuaikan dengan baik mengingat karena seharian tidak makan dan minum, dalam sehari akan terjadi penurunan asupan makanan hingga 10-20 persen setiap harinya. Secara logika, karena bulan puasa, kitapun akan mengalami penurunan berat badan. Namun, tanyakan pada diri anda atau orang-orang di sekitar anda. Banyak yang justru mengaku bulan puasa adalah masa dimana berat badannya mengalami kenaikan, beberapa bahkan mengaku mengalami kenaikan yang cukup drastis. Hal ini berarti banyak orang yang pada bulan puasa ini tidak menjaga pola makannya tidak sehat, bukan?

Memang, secara frekuensi kita hanya akan makan besar dua kali, di sahur dan saat malam hari, namun, kuantitas makanan yang dikonsumsi pada bulan ramadhan ternyata cenderung meningkat, khususnya makanan yang kaya akan kandungan karbohidrat dan protein. Karena rasa lapar menjelang berbuka, banyak orang yang menuruti hawa nafsunya dan makan dengan sangat berlebihan. JIka hal ini terjadi, maka kenaikan berat badan pun tidak lagi terelakkan.

Baca Juga:  Mengapa Ukuran Payudara Membesar Pada Saat Menopause?

Menurut Asep, saat sahur, cobalah mengkonsumsi makanan yang kaya akan karbohidrat kompleks terlebih dahulu layaknya nasi atau roti sehingga rasa kenyang pun bisa bertahan lebih lama dan bisa berimbas pada tubuh yang tetap segar seharian meskipun tidak makan dan minum. Namun, jangan lupakan pula sayuran yang kaya serat yang bisa menjaga perut tetap kenyang dalam waktu yang lama. Saat berbuka, cobalah untuk mengendalikan diri tidak mengkonsumsi makanan berat terlalu banyak namun mencoba minuman manis yang bisa lebih cepat diserap tubuh dan menggantikan energi tubuh dengan cepat. Berilah jeda setelah anda berbuka dengan mengkonsumsi makanan berat sehingga saluran pencernaan tidak mudah mengalami masalah kesehatan.