Menjaga Sikat Gigi Agar Tetap Steril

DokterSehat.Com – Sikat gigi adalah salah satu peralatan yang sangat krusial untuk kesehatan tubuh kita. Bagaimana tidak, tanpa adanya sikat gigi yang kita pakai untuk menyikat gigi setelah makan atau sebelum tidur setiap harinya, kita akan beresiko mengalami masalah kesehatan pada gigi atau mulut layaknya gigi berlubang. Sayangnya, banyak dari kita yang tidak menyadari bahwa sikat gigi, khususnya yang tetap ditempatkan pada kamar mandi, akan memililki banyak kuman, virus, hingga bakteri yang memang menyukai tempat-tempat yang lembab layaknya kamar mandi dan bisa memicu berbagai macam penyakit. Lantas, apakah tidak ada cara agar sikat gigi tetap dalam kondisi yang steril?

doktersehat-sikat-gigi-kotor-kuman-kamar-mandi

Cuci Dengan Air Hangat
Cara pertama yang bisa kita lakukan untuk menjaga sikat gigi tetap steril adalah dengan mencucinya dengan air hangat yang mengalir. Cara ini bisa dilakukan sebelum kita menyikat gigi sehingga kita tidak akan memasukkan kuman dan bakteri ke dalam mulut dan lakukan kembali setelah sikat gigi dipergunakan.

Memakai Air Cuka
Cara berikutnya yang bisa kita lakukan untuk menjaga kesterilan sikat gigi adalah dengan merendam sikat gigi ini ke dalam larutan air cuka. Pakar kesehatan menyebutkan jika cuka ternyata cukup ampuh dalam membunuh kuman dan bakteri pada sikat gigi. Setelah merendamnya, kita bisa membilasnya dengan air hangat sebelum menyikat gigi atau merendam sikat gigi pada air panas setidaknya selama 3 hingga 5 menit.

Memakai Cairan Pemutih
Biasanya kita memakai cairan pemutih untuk mencuci baju. Namun, kita juga bisa merendam dan memutar-mutar sikat gigi pada cairan pemutih setidaknya selama 30 detik. Setelah itu, bilaslah hingga bersih sebelum digunakan.

Simpan di Luar Kamar Mandi
Ada baiknya kita memang menyimpan sikat gigi tidak di dalam kamar mandi karena banyaknya kuman dan bakteri yang berpotensi menempel pada sikat gigi. Jika kita memiliki rak khusus peralatan mandi, kita juga bisa menyimpan di dalamnya sehingga potensi terkena kuman dan bakteri menurun.